TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
Polisi Tunggu Rekomendasi Komnas HAM dan PMI
Tribunnews.com - Jumat, 21 Mei 2010 20:00 WIB

NURMULIAREKSO/TRIBUNNEWS.COM
Massa membakar fasilitas umum di sekitar lokasi bentrokan, Makam Mbah Priok, Koja Jakarta Utara, Rabu (14/4/2010).
Berita Terkait: Tragedi Priok Berdarah
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pihak kepolisian akan melihat hasil rekomendasi dari Komnas HAM dan PMI untuk mengusut kasus kerusuhan Koja. Hal itu disampaikan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Wahyono.
"Kita akan melihat sembilan poin hasil rekomendasi itu, kesepakatan itu yang kita lihat dulu serta kita melihat kondisi sosial di lingkungan tersebut," ujar Wahyono di Masjid Al-Kautsar, Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (21/05/2010).
Terkait dengan pemanggilan ketua Satpol PP Haryanto Bajuri untuk dimintai keterangan. Wahyono mengatakan untuk Satpol PP akan dilakukan pemeriksaan internal dalam lembaga mereka. "Mereka juga melaksanakan tugas, pasti ada satu standar begitu juga kita (kepolisian)," kata Kapolda Metro Jaya.
Wahyono tidak menepis kemungkinan bila ketua Satpol PP itu akan dipanggil sebagai saksi. Namun pihaknya belum melakukan perencanaan pemanggilan. Polisi saat ini sedang melihat keadaan di lapangan secara keseluruhan.
"Kita ingin keadaan disana lebih cepat, lebih normal dan lebih baik," tandas Wahyono sambil meninggalkan pelataran masjid.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pihak kepolisian akan melihat hasil rekomendasi dari Komnas HAM dan PMI untuk mengusut kasus kerusuhan Koja. Hal itu disampaikan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Wahyono.
"Kita akan melihat sembilan poin hasil rekomendasi itu, kesepakatan itu yang kita lihat dulu serta kita melihat kondisi sosial di lingkungan tersebut," ujar Wahyono di Masjid Al-Kautsar, Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (21/05/2010).
Terkait dengan pemanggilan ketua Satpol PP Haryanto Bajuri untuk dimintai keterangan. Wahyono mengatakan untuk Satpol PP akan dilakukan pemeriksaan internal dalam lembaga mereka. "Mereka juga melaksanakan tugas, pasti ada satu standar begitu juga kita (kepolisian)," kata Kapolda Metro Jaya.
Wahyono tidak menepis kemungkinan bila ketua Satpol PP itu akan dipanggil sebagai saksi. Namun pihaknya belum melakukan perencanaan pemanggilan. Polisi saat ini sedang melihat keadaan di lapangan secara keseluruhan.
"Kita ingin keadaan disana lebih cepat, lebih normal dan lebih baik," tandas Wahyono sambil meninggalkan pelataran masjid.
Editor: Anita K Wardhani
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Metropolitan Terbaru
BERITA TERKINI
- Nelayan Tamalera Nyaris Tewas Diseret Ikan Pari
- Evakuasi Dihentikan, Stok Logistik di Cimelati Masih…
- Hari Ini Evakuasi Korban Sukhoi akan Dihentikan
- Syukri Abdullah dan Cut Yetty Hanya Rekan Bisnis
- Kejagung akan Sita Apartemen Dana Widyatmika
- Tak Ada Pemain Barcelona di Skuad Timnas Spanyol
- MK Tolak Gugatan Pasangan Aiyub-Hasbi
- Kejagung Sudah Dua Kali Panggil Sumita Tobing
- 189 Anggota Tim SAR akan 'Sapu' Lokasi
- Usai Sidang, Warga Coba Merebut Ketua Adat
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan


