TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
Komisi V DPR Minta Penjelasan PT Pelindo II
Tribunnews.com - Selasa, 25 Mei 2010 09:31 WIB

TRIBUNNEWS.COM/ANDRI MALAU
Suasana di Tanjung Priok
Berita Terkait: Tragedi Priok Berdarah
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Komisi V DPR RI akan meminta penjelasan dampak mogok kerja yang dilakukan pekeja managemen KSO Terminal Peti Kemas (TPK) Koja Tanjung Priok terhadap aktivitas di pelabuhan, Selasa (25/5/2010).
Rencananya penjelasan PT Pelindo II ini akan dilaksanakan di Gedung Nusantara DPR RI pada pukul 10.00 WIB dalam bentuk Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU).
Aksi mogok kerja yang dilakukan tanggal 1-3 Mei 2010 tersebut, merupakan bentuk protes buruh TPK terhadap beragam persoalan yang menyudutkan kaum buruh di berbagai bidang kebijakan dalam perusahaannya.
Penyebab mendasar adanya gerakan mogok kerja para buruh TPK Koja tersebut adalah karena menilai, pemilik perusahaan peti kemas tempatnya bekerja, telah gagal dalam melaksanakan komitmennya untuk merubah status perusahaan yang berbentuk KSO (Kerja Sama Operasional) menjadi Perseroan Terbatas (PT).
Akibat aksi mogok kerja tersebut PT Pelindo II Koja menderita kerugian miliaran rupiah. Kerugian itu berasal dari terlambatnya waktu bongkar muat sehingga waktu carter kapal bertambah.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Komisi V DPR RI akan meminta penjelasan dampak mogok kerja yang dilakukan pekeja managemen KSO Terminal Peti Kemas (TPK) Koja Tanjung Priok terhadap aktivitas di pelabuhan, Selasa (25/5/2010).
Rencananya penjelasan PT Pelindo II ini akan dilaksanakan di Gedung Nusantara DPR RI pada pukul 10.00 WIB dalam bentuk Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU).
Aksi mogok kerja yang dilakukan tanggal 1-3 Mei 2010 tersebut, merupakan bentuk protes buruh TPK terhadap beragam persoalan yang menyudutkan kaum buruh di berbagai bidang kebijakan dalam perusahaannya.
Penyebab mendasar adanya gerakan mogok kerja para buruh TPK Koja tersebut adalah karena menilai, pemilik perusahaan peti kemas tempatnya bekerja, telah gagal dalam melaksanakan komitmennya untuk merubah status perusahaan yang berbentuk KSO (Kerja Sama Operasional) menjadi Perseroan Terbatas (PT).
Akibat aksi mogok kerja tersebut PT Pelindo II Koja menderita kerugian miliaran rupiah. Kerugian itu berasal dari terlambatnya waktu bongkar muat sehingga waktu carter kapal bertambah.
Editor: Widiyabuana Andarias
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Metropolitan Terbaru
BERITA TERKINI
- Nelayan Tamalera Nyaris Tewas Diseret Ikan Pari
- Evakuasi Dihentikan, Stok Logistik di Cimelati Masih…
- Hari Ini Evakuasi Korban Sukhoi akan Dihentikan
- Syukri Abdullah dan Cut Yetty Hanya Rekan Bisnis
- Kejagung akan Sita Apartemen Dana Widyatmika
- Tak Ada Pemain Barcelona di Skuad Timnas Spanyol
- MK Tolak Gugatan Pasangan Aiyub-Hasbi
- Kejagung Sudah Dua Kali Panggil Sumita Tobing
- 189 Anggota Tim SAR akan 'Sapu' Lokasi
- Usai Sidang, Warga Coba Merebut Ketua Adat
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan


