TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
Kondisi Jakarta Sudah "Lampu Merah"
Tribunnews.com - Selasa, 26 Oktober 2010 09:02 WIB

TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Genangan air mengakibatkan Jl HR Rasuna Said macet total, Senin (25/10/2010)
Laporan wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kota Jakarta saat ini dikatakan dalam kondisi 'lampu merah', mengingat parahnya kemacetan akibat hujan deras yang terjadi kemarin.
"Jadi sekarang memang lampu merah, bukan lampu kuning lagi," ujar Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio kepada Tribunnews.com, Selasa (26/10/2010).
Menurut Agus, pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini diminta serius menangani kemacetan di Jakarta. Apabila tidak diprediksi kondisi Jakarta akan semakin gawat.
Pembenahan, lanjut Agus bisa dilakukan dengan cara mengadakan transportasi massal seperti busway, jalur kereta blue line, atau jalankan program Mass Rapid Tramsportation (MRT) yang hingga kini masih tertunda.
"Sudahlah jangan aneh-aneh lagi ini sudah urgen, Pemda DKI harus cepat, kalau tidak akan banyak orang bunuh-bunuhan nanti di jalan. Kemarin saja gara-gara macet orang makin nekad," jelasnya.
Lebih jauh Agus mengatakan, jika tidak segera dibenahi diperkirakan kemacetan total akan lebih cepat maju dibanding prediksi sebelumnya yakni pada tahun 2012. "Kalau seperti kemarin mungkin tahun ini juga bisa parah Jakarta," tandasnya.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kota Jakarta saat ini dikatakan dalam kondisi 'lampu merah', mengingat parahnya kemacetan akibat hujan deras yang terjadi kemarin.
"Jadi sekarang memang lampu merah, bukan lampu kuning lagi," ujar Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio kepada Tribunnews.com, Selasa (26/10/2010).
Menurut Agus, pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini diminta serius menangani kemacetan di Jakarta. Apabila tidak diprediksi kondisi Jakarta akan semakin gawat.
Pembenahan, lanjut Agus bisa dilakukan dengan cara mengadakan transportasi massal seperti busway, jalur kereta blue line, atau jalankan program Mass Rapid Tramsportation (MRT) yang hingga kini masih tertunda.
"Sudahlah jangan aneh-aneh lagi ini sudah urgen, Pemda DKI harus cepat, kalau tidak akan banyak orang bunuh-bunuhan nanti di jalan. Kemarin saja gara-gara macet orang makin nekad," jelasnya.
Lebih jauh Agus mengatakan, jika tidak segera dibenahi diperkirakan kemacetan total akan lebih cepat maju dibanding prediksi sebelumnya yakni pada tahun 2012. "Kalau seperti kemarin mungkin tahun ini juga bisa parah Jakarta," tandasnya.
Penulis: Willy Widianto | Editor: Prawira Maulana
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Metropolitan Terbaru
BERITA TERKINI
- Antrean BBM di SPBU Palangkaraya Makin Parah
- Inilah Sebagaian Pacar dan Istri Pemain Italia
- J.Lo Geser Ketenaran Lady Gaga
- Hari Ini Keputusan Evakuasi Terus atau Stop
- Trio Atletico Madrid Dipanggil Vicente del Bosque
- Andrea Agnelli dan Keluarga Ada di Museum Juventus
- Di Pulomas, Sajiyem Tewas Terbakar
- Carlos Tevez: Ferguson Anggap Dirinya Presiden Inggris
- Lucio tak Bisa Jamin Musim Depan Bersama Inter
- Polisi dan Wartawan Peras Pengusaha Berlian Rp 500…
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan


