TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
ICW Pantau Gelar Perkara Kasus Tama
Tribunnews.com - Jumat, 19 November 2010 15:53 WIB

TRIBUNNEWS.COM/NURMULIA REKSO
Aktivis ICW Tama S Langkun
Berita Terkait: Penganiayaan Aktivis ICW
Laporan wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesian Corruption Watch (ICW) bersama Kontras dan LBH Jakarta kembali mendatangi Polda Metro Jaya, Jumat (19/11/2010). Kedatangan mereka kali ini untuk melihat gelar perkara yang dilakukan Polda Metro Jaya terkait kasus penganiayaan aktivis ICW, Tama S Lankung, pada 8 Juli 2010 lalu.
"Katanya ada titik terang, kita mau lihat gelar perkara yang dilakukan Polda," kata Wakil Ketua ICW, Emerson Juntho di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (19/11/2010).
Emerson mengatakan Polda Metro Jaya akan melakukan pemaparan dan perkembangan kasus Tama, kemudian akan di kroscek dengan temuan yang didapatkan oleh tim investigasi Kontras (Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan).
Hasil investigasi Kontras memperlihatkan bahwa kejadian-kejadian sebelum penganiayaan, mendukung adanya kasus tersebut. "Kita dorong agar polisi menggali fakta-fakta sebelum kejadian," tuturnya.
Ketika ditanyakan mengapa Tama yang menjadi sasaran penganiayaan, Emerson menduga hal itu dikarenakan Tama yang memberikan keterang pertama terkait rekening gendut pejabat Polri. "Penanganan kasus rekening gendut dibentuk tim, Tama salah satu tim yang terlibat, kenapa Tama? karena Tama adalah orang yang memberikan keterangan pertama dan banyak statemen di media, sehingga menjadi orang yang disasar," katanya.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesian Corruption Watch (ICW) bersama Kontras dan LBH Jakarta kembali mendatangi Polda Metro Jaya, Jumat (19/11/2010). Kedatangan mereka kali ini untuk melihat gelar perkara yang dilakukan Polda Metro Jaya terkait kasus penganiayaan aktivis ICW, Tama S Lankung, pada 8 Juli 2010 lalu.
"Katanya ada titik terang, kita mau lihat gelar perkara yang dilakukan Polda," kata Wakil Ketua ICW, Emerson Juntho di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (19/11/2010).
Emerson mengatakan Polda Metro Jaya akan melakukan pemaparan dan perkembangan kasus Tama, kemudian akan di kroscek dengan temuan yang didapatkan oleh tim investigasi Kontras (Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan).
Hasil investigasi Kontras memperlihatkan bahwa kejadian-kejadian sebelum penganiayaan, mendukung adanya kasus tersebut. "Kita dorong agar polisi menggali fakta-fakta sebelum kejadian," tuturnya.
Ketika ditanyakan mengapa Tama yang menjadi sasaran penganiayaan, Emerson menduga hal itu dikarenakan Tama yang memberikan keterang pertama terkait rekening gendut pejabat Polri. "Penanganan kasus rekening gendut dibentuk tim, Tama salah satu tim yang terlibat, kenapa Tama? karena Tama adalah orang yang memberikan keterangan pertama dan banyak statemen di media, sehingga menjadi orang yang disasar," katanya.
Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Prawira Maulana
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Metropolitan Terbaru
BERITA TERKINI
- Waspada Bahaya Menggunakan Jaringan Wi-Fi Publik
- Indro Warkop Berharap Adanya Generasi Pelawak Berkualitas
- Jeniffer Lopez Artis Paling Berpengaruh di Dunia
- Antrean BBM di SPBU Palangkaraya Makin Parah
- Inilah Sebagaian Pacar dan Istri Pemain Italia
- J.Lo Geser Ketenaran Lady Gaga
- Hari Ini Keputusan Evakuasi Terus atau Stop
- Trio Atletico Madrid Dipanggil Vicente del Bosque
- Andrea Agnelli dan Keluarga Ada di Museum Juventus
- Di Pulomas, Sajiyem Tewas Terbakar
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan


