Kamis, 17 Mei 2012

ICW Pantau Gelar Perkara Kasus Tama

Tribunnews.com - Jumat, 19 November 2010 15:53 WIB
Share
Email
Print
  + Text 
ICW Pantau Gelar Perkara Kasus Tama
TRIBUNNEWS.COM/NURMULIA REKSO
Aktivis ICW Tama S Langkun
Laporan wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -
Indonesian Corruption Watch (ICW) bersama Kontras dan LBH Jakarta kembali mendatangi Polda Metro Jaya, Jumat (19/11/2010). Kedatangan mereka kali ini untuk melihat gelar perkara yang dilakukan Polda Metro Jaya terkait kasus penganiayaan aktivis ICW, Tama S Lankung, pada 8 Juli 2010 lalu.

"Katanya ada titik terang, kita mau lihat gelar perkara yang dilakukan Polda," kata Wakil Ketua ICW, Emerson Juntho di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (19/11/2010).

Emerson mengatakan Polda Metro Jaya akan melakukan pemaparan dan perkembangan kasus Tama, kemudian akan di kroscek dengan temuan yang didapatkan oleh tim investigasi Kontras (Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan).

Hasil investigasi Kontras memperlihatkan bahwa kejadian-kejadian sebelum penganiayaan, mendukung adanya kasus tersebut. "Kita dorong agar polisi menggali fakta-fakta sebelum kejadian," tuturnya.

Ketika ditanyakan mengapa Tama yang menjadi sasaran penganiayaan, Emerson menduga hal itu dikarenakan Tama yang memberikan keterang pertama terkait rekening gendut pejabat Polri. "Penanganan kasus rekening gendut dibentuk tim, Tama salah satu tim yang terlibat, kenapa Tama? karena Tama adalah orang yang memberikan keterangan pertama dan banyak statemen di media, sehingga menjadi orang yang disasar," katanya.

Penulis: Ferdinand Waskita  |  Editor: Prawira Maulana
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup