Rabu, 23 Mei 2012

Atasi Macet Pemerintah Perbaiki Fasilitas Angkutan Umum

Tribunnews.com - Jumat, 27 Januari 2012 12:57 WIB
Share
Email
Print
  + Text 
Atasi Macet Pemerintah Perbaiki Fasilitas Angkutan Umum
net
Macet 


Laporan Hasanuddin Aco
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Boediono menggelar rapat untuk mengevaluasi penanganan masalah transportasi di Jakarta, Jumat (27/1/2012). Ini merupakan tindak lanjut dari rapat di Kantor Wapres, 2 September 2010 lalu, memutuskan 17 langkah yang harus diambil untuk mengurangi kemacetan Jakarta.


“Kita sekarang mengevaluasi dan menginventarisasi apa yang sudah berjalan dan apa yang belum. Apakah ada langkah-langkah itu perlu kita dorong atau disederhanakan,” tutur Wapres.

Dalam laporannya, Kepala Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto menyampaikan bahwa sebagian dari 17 langkah itu sudah berjalan. Misalnya, pengaturan jam operasi angkutan barang di tol dalam kota, penertiban angkutan liar, pemberlakuan harga khusus BBG untuk angkutan umum, upaya sterilisasi jalur busway, pembangunan lingkar dalam, pembangunan fasilitas park and ride, penambahan jalur bus way, penghapusan perparkiran on-street, serta penegakan hukum perparkiran di jalan utama.

Sedangkan langkah-langkah yang belum terselesaikan antara lain adalah regulasi untuk penerapan Electronic Road Pricing (ERP) di jalan utama Jakarta dan pembentukan Otoritas Transportasi Jabodetabek.

Selain itu ada beberapa rencana jangka menengah yang masih berlangsung. Antara lain: Pembangunan jalur rel KA ke bandara; Pembangunan MRT yang kini sedang dalam tahap persiapan pembebasan tanah dan konstruksi akan dimulai akhir 2012, dan pembangunan enam ruas jalan tol baru di dalam kota Jakarta. Untuk yang terakhir ini, “Kami sudah memberi izin dan sekarang sedang negosiasi dengan investor untuk enam ruas tol DKI Jakarta. Investornya adalah konsorsium Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Jakarta. Menurut laporan Gubernur mestinya pada bulan Oktober konstruksinya sudah bisa dimulai,” tutur menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto.


Hadir pada rapat ini antara lain Menteri Perhubungan EE Mangindaan, Menteri Keuangan Agus Martowardoyo, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Kepala UKP4 Kuntoro Mangkusubroto, Kapolda Metro Jaya Untung Rajab, Kakoorlantas Mabes Polri Djoko Susilo, Dirjen Migas Evita legowo, Deputi Gubernur DKI Jakarta Sutanto, Wakil Gubernur Banten Rano Karno, Walikota Tangerang Selatan Airin Rahmydiany dan pejabat-pejabat yang terkait. (aco)


Penulis: Hasanudin Aco  |  Editor: Gusti Sawabi
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup