- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
Polisi Ambil Dua Lelaki dari Kampung Ambon

- Anak Tersangka Bentrok RSPAD: Digeledah, Adik-adik…
- Anak Renny Tupessy Kerap Diejek Teman di Sekolahnya
- Petty: Tiap Kali Doa Kami Nangis Haru Ingat Papa Mama
- Petty: Saya Kenal Mama, Nggak Mungkin Terlibat Kasus…
- Polisi Terus Kejar Pelaku Bentrok di RSPAD
- Polisi Dalami Alasan Hercules Pinjamkan Rumahnya ke…
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Jakarta Pusat Komisaris Besar Angesta Romano Yoyol membenarkan informasi bahwa pada Jumat (24/2/2012) sekitar pukul 04.30 petugas menangkap dan membawa dua lelaki dari Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat.
Penangkapan itu terkait dengan penyerangan di halaman parkir Rumah Duka Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Kamis (23/2/2012) antara pukul 01.30 WIB dan pukul 02.00 WIB.
Kelompok penyerang ialah 50 pemuda bersenjata parang. Salah satu penyerang teridentifikasi sebagai perempuan. Kelompok yang diserang ialah 10 pemuda yang sedang melayat jenazah rekan mereka, Bob Stanley Sahusilawane, di Gedung A Rumah Duka RSPAD.
Dua orang yang ditangkap Jumat pagi itu diyakini ikut terlibat sebagai kelompok penyerang yang mengakibatkan tiga orang tewas dan empat terluka. Penangkapan dua orang itu menambah jumlah terduga pelaku yang ditangkap sehingga menjadi sembilan orang.
Dari sembilan orang terduga itu, lanjut Yoyol, baru tiga yang ditetapkan sebagai tersangka. Ketiganya berinisial S, S, dan E. Mereka ini ditangkap di suatu bengkel, Kamis pagi, saat membersihkan mobil yang dipakai ke lokasi penyerangan diduga guna menghilangkan jejak.
Selain enam terduga dan tiga tersangka, petugas juga memeriksa sembilan saksi yang terdiri dari korban penyerangan yang selamat dan saksi mata yang terdiri dari petugas keamanan di rumah duka dan warga pelayat yang tidak punya hubungan dengan kedua kelompok tetapi ada di lokasi saat penyerangan terjadi.
- Ongkos Jadi Pegawai Non-PNS di Sumedang Rp 30 Juta
- Di Matteo Kecewa Pada Manajemen Chelsea
- Kristal yang Keluar dari Mata Tina Kini Berwarna
- Gerrard Kejar Piala Dunia 2014
- Gaji Baru Frank Lampard: Rp 2,36 M per Minggu
- Istri Kornel Sampaikan Pesan kepada Presiden SBY
- Match Background Barcelona vs Bilbao
- Duet Cassano-Balotelli, Kolaborasi Dua Bengal
- Tiket Kereta Api H-3 Idul Fitri Ludes Terjual
- Barcelona vs Bilbao: Final Raja
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo


