Buntut Penangkapan 12 Waria, Kapolres Aceh Utara Untung Sangaji Diperiksa Propam

Iqbal mengatakan, nantinya akan dilihat apakah ada pelanggaran etik atau profesi dalam penangkapan itu

Buntut Penangkapan 12 Waria, Kapolres Aceh Utara Untung Sangaji Diperiksa Propam
Serambi Indonesia
Penampilan para wanita pria (waria) yang terciduk di lima salon Aceh Utara mulai berubah setelah mendapat pembinaan dari petugas di Mapolres Aceh Utara 

TRIBUNJAKARTA.COM, SENEN- Kapolres Aceh Utara Ajun Komisaris Besar Untung Sangaji diperiksa Divisi Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Aceh.

Pemeriksaan internal tersebut buntut dari penangkapan 12 waria oleh Polres Aceh Utara. Pasalnya, polisi mendapat kecaman dari masyarakat karena perlakuan terhadap waria tersebut dianggap tidak manusiawi.

Baca: Arus Lalu Lintas Menuju Senayan Dari Gatot Soebroto Macet Parah

"Kapolres sedang diperiksa oleh Polda. Intinya akan menginvestigasi apakah ada kesalahan prosedur atau tidak," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Mochammad Iqbal di kantor PBNU, Jakarta, Rabu (31/1/2018).

Iqbal mengatakan, nantinya akan dilihat apakah ada pelanggaran etik atau profesi dalam penangkapan itu. Jika terdapat kesalahan prosedur, maka ada mekanisme yang mengatur sanksinya.

"Apabila tidak ada pelanggaran, kita akan clear-kan. Kita panggil, kita clear-kan," kata Iqbal.

Jika terbukti, penerapan sanksi nantinya akan dipertimbangkan tergantung berat pelanggarannya. Bisa berupa teguran, demosi, hingga kurungan penjara jika sangat fatal. Penerapan sanksi sekaligus menjadi peringatan bagi anggota Polri untuk berhati-hati dalam melakukan tindakan kepolisian.

Baca: Pernah Dimarahi Kapolres Karena Ini, Pasangan Pemulung Ini Sempat Berhenti Memulung

"Kalau salah ada mekanisme, ada saksinya, itu dampak pencegahan. Masuknya efek deteren itu akan menimbulkan pencegahan pada semua satwil agar tidak terjadi kembali," kata dia.

Sebelumnya, aparat keamanan merazia sejumlah salon di Kecamatan Lhoksukon dan Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Sabtu (27/1/2018) malam.

Seluruh waria itu lalu dibawa ke Polres Aceh Utara. Mereka yang dibawa lalu dinasehati, bahkan yang berambut panjang dipangkas dengan rapi layaknya seorang pria.

Kapolres Aceh Utara AKBP Untung Sangaji menyebutkan, razia tersebut telah didiskusikan dengan sejumlah ulama di kabupaten tersebut.

"Prinsipnya ulama mendukung upaya ini. Soal ekspresi pria mirip wanita ini perlu jadi perhatian serius. Ini bentuk perhatian kita pada masyarakat dan mohon maaf soal begini akan saya sikat, dan kita harap bisa hidup normal," kata Untung. (Ambaranie Nadia Kemala Movanita)

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Propam Periksa Kapolres Aceh Utara Terkait Penangkapan 12 Waria

Editor: Erik Sinaga
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved