Masih Ada Sepeda Motor Lewat Jalur Cepat di Jalan Margonda

Berdasarkan pantauan wartawan TribunJakarta, beberapa angkutan umum telah masuk di dalam jalur lambat.

Masih Ada Sepeda Motor Lewat Jalur Cepat di Jalan Margonda
Tribun Jakarta.com/Aris Prasetyo Febri
Satlantas Polresta Depok bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok mulai menerapkan kewajiban bagi pengemudi sepeda motor dan pengemudi angkutan kota (angkot) agar melintas di jalur lambat di sepanjang Jalan Margonda Raya, Depok, Kamis (1/2/2018) Tribun Jakarta.com/Aris Prasetyo Febri 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Aris Prasetyo Febri

TRIBUNJAKARTA.COM, DEPOK -- Satlantas Polresta Depok bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok mewajibkan kendaraan roda dua dan angkutan kota yang melewati Jalan Margona Depok, memasuki jalur lambat, Kamis (1/2/2018).

Berdasarkan pantauan wartawan TribunJakarta, beberapa angkutan umum telah masuk di dalam jalur lambat.

Akan tetapi, sejumlah kendaraan roda dua masih melaju di jalur cepat.

Petugas Satlantas Polresta Depok terlihat berjaga mengatur arus kendaraan sepanjang ruas Jalan Raya Margonda.

Namun, tidak memberhentikan pengemudi sepeda motor yang melanggar aturan tersebut.

Sejak satu bulan lalu, TribunJakarta melihat spanduk dan rambu lalu lintas terpampang di beberapa lokasi.

Rambu itu berisi imbauan tentang pemakaian jalur lambat di Jalan Margonda Raya.

Pengemudi ojek online, Abdul Rahman (24) masih lewat jalur cepat.

Karena dirinya belum mengetahui adanya aturan tersebut.

"Biasanya juga ada broadcast dari perusahaan, tapi ini belum jadi enggak tahu," kata Abdul.

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved