TribunJakarta/

Hih Seram! Kota Saranjana yang Hanya Muncul Belasan Tahun Sekali

Kota Saranjana sebuah kota gaib yang dikabarkan hanya muncul belasan tahun sekali. Legenda masyarakat Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Hih Seram! Kota Saranjana yang Hanya Muncul Belasan Tahun Sekali
TRIBUNEWS

Hih Seram! Kota Saranjana yang Hanya Muncul Belasan Tahun Sekali

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA- Kota Saranjana adalah sebuah kota yang dikabarkan berlokasi di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan
Selatan. Rumor mengenenai kota yang hanya muncul belasan tahun sekali itu sudah begitu melegenda bagi masyarakat Kabupaten Kotabaru.

Saranjana dikatakan sebagai kota gaib, diantara semua kisah seram yang meliputi kota itu, ada satu kisah yang disebutkan terjadi pada tahun 1980-an yang berhasil membuat bulu kuduk merinding.

Dikisahkan pemerintah setempat dikagetkan oleh kedatangan sejumlah alat berat pesanan dari Jakarta.

Semua alat berat dengan nilai mahal itu dipesan seseorang dengan alamat Kota Saranjana dan telah dibayar lunas.

Tidak hanya itu Kota Saranjana menurut kisah yang telah dibagikan dari mulut ke mulut oleh warga Kabupaten Kotabaru, dihuni makhluk astral atau tak kasat mata.

Namun ada pula yang mengatakan, Kota Saranjana dihuni oleh maklhluk gaib yang secara fisik sama dengan manusia, maklhluk tersebut dikatakan memiliki wajah yang lebih rupawan dibanding manusia biasa.
Menurut cerita yang telah melegenda maklhluk tersebut ramah dan bahasa yang digunakan untuk percakapan adalah Bahasa Banjar.

Pada malam hari, masyarakat yang tinggal di Kabupaten Kotabaru ada yang mengaku pernah mendengar suara-suara dari Kota Saranjana. Bisa terdengar suara alunan musik, atau kendaran yang lalu lalang.

Peta Buatan Solomon Muller
Peta Buatan Solomon Muller ()

Bahkan pernah beredar kisah mengenai cerita mobil-mobil mewah pesanan warga Saranjana dari Surabaya, tapi tidak tahu asal pemilik atau pemesannya.

Bila kita mencoba mencari Kota Saranjana di Google Maps, memang tidak akan berhasil ditemukan.

Namun pada tahun 1845, kota ini sempat ada di dalam peta buatan Salomon Muller.

Salomon Muller adalah naturalis berkebangsaan Jerman yang dilahirkan di Heidelberg.

Dalam petanya berjudul "Kaart van de Kust-en Binnenlanden van Banjermasing behoorende tot de Reize in het zuidelijke gedelte van Borneo" (peta wilayah pesisir dan pedalaman Borneo), tahun 1845 mengambarkan bahwa terdapat wilayah yang ditulisnya sebagai Tandjong (hoek) Serandjana.

Dalam peta itu ada wilayah bernama Tandjong (hoek) Serandjana.

Di peta itu, Kota Saranjana ada di sebelah selatan Pulau Laut.

Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help