TribunJakarta/

Melalui Petunjuk Ini Polisi Ungkap Penipuan yang Manfaatkan Foto Wanita Seksi di Media Sosial

Anggota polisi ditugaskan untuk menyamar dan berpura-pura menjadi pemesan jasa esek-esek fiktif itu

Melalui Petunjuk Ini Polisi Ungkap Penipuan yang Manfaatkan Foto Wanita Seksi di Media Sosial
Tribun Jakarta/Elga Hikari Putra
Wanita Seksi Palsu di Instagram TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA 

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMANSARI - Jajaran Reskrim Polres Metro Jakarta Barat berhasil menangkap tiga orang yang melakukan penipuan daring di media sosial.

Modus yang mereka gunakan dengan menawarkan wanita melalui media sosial Instagram dengan memasang foto-foto wanita seksi untuk memikat para korbannya.

Pria berinisial MBS, NF, dan AK ditangkap setelah CGS, pemilik sebuah klub malam di Tamansari, Jakarta Barat, melaporkan mereka karena telah mencatut nama klub malam miliknya sebagai lokasi prostitusi fiktif tersebut.

Saat para korban penipuan itu tiba di klub yang dimaksud tersebut, ternyata wanita pilihan yang telah dipesan tidak ada. Mereka kemudian mendesak pengelola klub malam itu untuk mengembalikan uang yang telah mereka setor atau transfer.

"Pemilik klub yang menjadi sasaran korban kebingungan, karena memang di klub itu tidak ada layanan prostitusi. Akhirnya, pengelola atau pemilik klub melapor ke kami (polisi)," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Edy Suranta Sitepu, Kamis (8/2/2018).

Dalam waktu singkat, Edy dan bersama Tim Cyber Crime Polres Metro Jakarta Barat langsung menindaklanjuti laporan itu. Polisi akhirnya menangkap AK yang bertugas menampung dana transferan jasa esek-esek palsu tersebut. Dia ditangkap di kawasan Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (24/1/2018).

"Setelah hampir dua pekan menyelidiki nomor rekening korban, tepat pada Rabu, 24 Januari 2018, kami berhasil menangkap tersangka AK di kawasan Bekasi, Jawa Barat. Pria yang berperan sebagai penampung dana dari hasil penipuan jasa esek-esek yang dilakukan oleh komplotan itu tak bisa mengelak dan menyerah," kata Edy.

Sementara itu, polisi yang mendapatkan laporan segera menelusuri akun Instragam itu. Anggota polisi ditugaskan untuk menyamar dan berpura-pura menjadi pemesan jasa esek-esek fiktif itu.

"Setelah bisa berkomunikasi dan mendapatkan nomor telepon, nomor rekening pelaku, kami langsung menelusuri," kata Edy.

Dari hasil penelusuran, polisi akhirnya bisa mengetahui jejak para tersangka. Setelah berhasil menangkap AK, polisi dengan mudah mengetahui dalang di balik aksi penipuan ini yang ternyata dikendalikan dari balik jeruji oleh terpidana kasus narkoba, MBS dan NF.

Ketiga pelaku saat ini berada di Mapolres Metro Jakarta Barat, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dari aksi penipuan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa lima buah ponsel, sebuah buku tabungan, sebuah kartu ATM, dan sebuah KTP.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 51 Ayat 1 jo Pasal 35 atau Pasal 45 ayat 2 jo Pasal 28 Ayat 1 UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang ITE dan Pasal 378 KUHP, tentang penipuan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun penjara. (Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan)

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help