Polres Metro Bekasi Buka Posko Pengaduan Untuk Korban Travel Umrah SBL

Posko pengaduan jemaah travel SBL itu dikelola satuan reskrim Polres Metro Bekasi.

Polres Metro Bekasi Buka Posko Pengaduan Untuk Korban Travel Umrah SBL
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Polres Metro Bekasi Buka Posko Pengaduan Untuk Korban Travel Umroh SBL. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Polres Metro Bekasi membuka posko pengaduan Korban Umrah PT Solusi Balad Lumambah (SBL) di Aula Masjid Polres Metro Bekasi, Jalan Veteran, Bekasi Selatan.

Posko ini dibuat untuk mengakomodir aduan korban Umrah PT. SBL.

kepala Subbagian (Kasubag) Humas Polres Metro Bekasi, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, pihaknya mencoba menanggapi laporan 17 calon jemaah SBL Cabang Bekasi untuk dibuatkan posko pengaduan.

"Menanggapi dari Laporan itu, jadi diperkiran masih ada sekitarb 1000an calon jemaah SBL Cabang Bekasi," Ungkap Erna, Jumat (9/2/2018).

Posko pengaduan tersebut sudah dibukan sejak tiga hari yang lalu, saat ini belum ada pengaduan masuk dari calon jemaah agen SBL.

Baca: Fitur Motor Gede Milik Polisi Ini Anti Mati Gaya

"Yang masuk baru 17 calon jemaah yang sudah melapor aja, selebihnya belum kita terima lagi," ucapnya.

Posko pengaduan jemaah travel SBL itu dikelola satuan reskrim Polres Metro Bekasi.

"Buka setiap hari, dan siap menampung segala aduan dan laporan calon jemaah travel SBL," Ujar Erna.

Saat ini pihak Kepolisian masih mencoba mendalami terkait laporan yang masuk dari 17 calon jemaah agen umroh SBL atas dugaan penipuan dan penggelapan uang.

"Sementara kita masih memeriksa saksi-skasi yang melapor, seharusnya mereka berangkat Desember 2017 atau Januari 2018, tapi sampai saat ini belum juga diberangkatkan," Jelas Erna.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ilusi Insiroh
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help