TribunJakarta/

Sedih, Musibah Beruntun Timpa Dedi, Istri Tewas Diterjang Longsor Puncak, Kini Angkotnya Dicuri

Kini menurutnya ia tinggal di Bandung dan tahlilan almarhum sudah menginjak hari kelima serta banyak pula pihak yang membantunya.

Sedih, Musibah Beruntun Timpa Dedi, Istri Tewas Diterjang Longsor Puncak, Kini Angkotnya Dicuri
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Dedi, suami dari Lilis, korban tewas saat longsor di Puncak 

TRIBUNJAKARTA.COM, CISARUA - Dedi (60) harus mengalami musibah silih berganti.

Dedi adakah suami almarhum Lilis (48), korban tewas akibat tertimpa longsor di kawasan Mesjid Attaawun, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Dedi mengaku sehari-seharinya bekerja sebagai sopir angkot jurusan Puncak - Cipanas.

Baca: Kicauan Tifatul Soal PKS Langsung Direspon Fahri Hamzah: Kalau Saya Buka Semua Bisa Rusak

Sebelum kejadian longsor dan mendapat kabar bahwa sang istri tewas dan dua anaknya dibawa ke rumah sakit, Dedi terjebak di Ciloto yang juga tengah terjadi longsor.

"Saat hujan gede itu saya kejebak di Ciloto ada longsor, posisi saya mau pulang," ujar Dedi kepada TribunnewsBogor.com, Sabtu (9/2/2018).

Kini menurutnya ia tinggal di Bandung dan tahlilan almarhum sudah menginjak hari kelima serta banyak pula pihak yang membantunya.

Namun beberapa waktu kemudian ada seseorang yang meminjam angkot yang sering ia pakai untuk bekerja namun tidak pernah kembali hingga sekarang.

Baca: Korban Longsor Puncak Terpaksa Berutang untuk Biaya Pengobatan Karena Tak Punya Uang

"Wah ini mah musibah besar aja buat saya, istri saya meninggal, mobil hilang dan saya jadi harus ganti, soalnya angkot punya bos saya itu," ujar Dedi.

Saat ini dedi sedang berada di Kantor Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, bersama anaknya Muhammad Fajril (3) sedang menunggu kedatangan Menteri Sosial setelah ia dijemput oleh mobil Tagana dari Bandung sejak pagi.

Terpantau anaknya yang masih kecil tersebut tidak banyak bicara dan lebih banyak termenung dimana menurut Dedi anaknya itu masih shock.

"Ya yang saya harap kalo dapet bantuan, yang penting buat anak saya aja dulu, kasihan," ujarnya sambil mengelus kepala anaknya yang masih terdapat jaitan luka di dahi. (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help