Balita Tewas Dicekik

Sebelum Dihantam Tabung Gas Ini yang Dikatakan Oleh Masniyah Kepada Pelaku

"Kepalanya sobek terus minta pertolongan bercak darahnya masih ada sampai sekarang," ujar Suparno ketua RT setempat.

Sebelum Dihantam Tabung Gas Ini yang Dikatakan Oleh Masniyah Kepada Pelaku
TRIBUNJAKARTA.COM/IKSAN ABRIANTO
Warung yang terpasang garis polisi di Jalan Lewa VII, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, ini menjadi saksi bisu terbunuhnya balita, Minggu (12/2/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/IKSAN ABRIANTO 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ikhsan Abrianto

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR REBO - Masniya (40) ibu dari Febrianto (5) sempat meminta ampun kepada pelaku pembunuhan.

Menurut kesaksian Suparno ketua RT setempat kepada TribunJakarta.com, Senin (12/2/2018), Masniya sempat meminta ampun kepada pelaku.

"Saat si ibu mau meriksa kegaduhan,  dia langsung dicekik dan dia bilang 'jangan bunuh saya, ambil apa yang mau diambil tapi jangan bunuh saya' begitu katanya" ujar Suparno.

Setelah itu, Masniya melihat anaknya sudah terbujur kaku dan dia langsung dihantam oleh tabung gas 3 kg.

Ia langsung meminta bantuan kepada tetangga terdekat.

Baca: Suara Cekcok dan Piring Pecah Terdengar dari Rumah yang Satu Keluarganya Tewas Dibunuh

"Kepalanya sobek terus minta pertolongan ke Pak Slamet, bercak darahnya masih ada sampai sekarang," ujarnya.

Sebelumnya, telah terjadi pembunuhan anak berumur lima tahun di pasar Rebo,  Jakarta Timur,  Minggu (11/2/2018).

Masniya (40) selaku ibu korban juga mendapat luka di kepala akibat terkena lemparan tabung gas 3 kg.

Sampai saat ini pelaku pembunuhan masih buron. (*)

Penulis: Ikhsan abrianto
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved