Tips

10 Hal yang Tidak Seharusnya Orang Tua Lakukan Untuk Anak Mereka

Tugas kita adalah membantu mereka tumbuh dan mendapatkan pengalaman sendiri, dan yang paling penting adalah tidak berlebihan.

10 Hal yang Tidak Seharusnya Orang Tua Lakukan Untuk Anak Mereka
brightside.me
A grandmother ask a child for name 

TRIBUNJAKARTA.COM - Terkadang orang tua membantu anaknya terlalu banyak.

Orang dewasa tidak bisa menjalani kehidupan anak-anak mereka untuk mereka pula.

Tugas kita adalah membantu mereka tumbuh dan mendapatkan pengalaman sendiri, dan yang paling penting adalah tidak berlebihan.

Dilansir dari brightside.me telah mengumpulkan beberapa hal yang seharusnya tidak pernah kita lakukan untuk anak kita.

Pertimbangkan hal-hal ini, dan anak anda akan berterima kasih.

1. Bicara Pada Mereka

Semuanya dimulai di momen bahagia saat anak kecil ditanya, "Oh, siapa namamu?" dan kita, orang tua, ingin menjawab, "Ini Jason."

Alangkah baiknya jika kebiasaan dihentikan ketika anak belajar berbicara.

Dan apa yang kita miliki pada akhirnya?

Kita mengambil kesempatan berkembang dari anak kita untuk menjawabnya sendiri.

Anda bisa memberi petunjuk kepada si anak tentang apa yang harus dikatakan jika mereka memintanya.

Tapi anda tidak boleh berbicara untuk mereka.

Apa yang harus dilakukan?

Lain kali bila anda ingin berbicara untuk anak anda, cobalah untuk menahan diri anda. Biarkan mereka berbicara sendiri.

2. Jadi Temannya

Banyak orang tua mencoba berteman dengan anaknya, dan mereka tidak ingin anaknya memiliki rahasia dari orang tuanya.

Kita bisa dengan mudah mengerti mengapa orang tua menginginkan ini, tapi mari kita coba melihatnya sedikit lebih dalam.

Apa arti teman?
Teman adalah orang yang bisa anda ajak bicara dengan persyaratan yang setara.

Ya, Anda bisa menceritakannya kepada teman.

Namun, orang tua memiliki peran yang berbeda, mereka peduli terhadap kita dan mencintai kita.

Tidak perlu mencoba menjadi teman yang sangat dekat.

Biarkan anak-anak mencari teman mereka sendiri di antara orang seusianya.

Ibu dan Ayah ada saat anak membutuhkan cinta dan dukungan.

Apa yang harus dilakukan?

Katakan jangan terlalu dekat dalam suatu hubungan, belajarlah untuk saling mendukung dan saling menghormati.

3. Keinginan vs Kebutuhan

Kita tahu betul bahwa brokoli jauh lebih sehat daripada permen, dan sepatu baru itu lebih berguna daripada boneka.

Jadi kita mendikte anak-anak kita apa yang seharusnya mereka inginkan.

Ini seperti lelucon, misalnya si anak bertanya "Bu, apakah saya lapar?"
Lalu anda menjawab "Tidak, kamu hanya kedinginan dan kamu ingin berada di tempat yang hangat saja."

Apa yang menyebabkan hal seperti itu terjadi?
Mereka menekan "keinginan" dan tujuan mereka.

Hal-hal semacam itu juga menyebabkan anak tidak berani mengungkapkan apa yang dirasakan atau bahkan menjadi pemberontak sehingga melawan semua orang.

Apa yang harus dilakukan? Cari kebutuhan dan keinginan anak.
Jika Anda perlu mengajari kebiasaan baik pada mereka , jangan lakukan itu dengan keras, lakukan dengan perlahan.

4. Membantunya Terlalu Banyak

Anak-anak usia 2-3 tahun sudah bisa mengenakan dan melepas pakaian dengan sendirinya, mencuci cangkir, dan menaruh pakaian kotor di mesin cuci.

Lebih dari itu, pada usia ini, anak benar-benar ingin melakukannya sendiri.

Dan apa yang kita lakukan? Kita mendandani mereka sampai tiba saatnya mereka menikah.

Kita mendukung perilaku ini dengan argumen "Dia tidak bisa melakukannya!" Kita memberi mereka makan, kita tidak membiarkan mereka melakukannya sendiri, dan kita tidak membiarkan mereka bereksperimen.

Dan nanti, kita kaget saat remaja berantakan atau tidak mau membantu ibu mereka.

Apa yang harus dilakukan? Biarkan anak melakukan suatu hal sebanyak mungkin sendiri.

5. Pilih Selera Mereka

Kita sering mencoba untuk memaksakan selera musik, preferensi buku, dan gaya pakaian kita pada anak-anak kita.

Tentu saja dengan niat baik, tapi itu mengurangi individualitas anak.

Dalam banyak kasus, ini mengarah pada demonstrasi dimana anak-anak melakukan kebalikannya.

Apa yang harus dilakukan? Saksikan film favorit Anda dan dengarkan musik yang Anda cintai.

Diskusikan idola anda pada anak Anda

Halaman
12
Penulis: Ananda Bayu Sidarta
Editor: Ananda Bayu Sidarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help