7 Fakta Terkait Bupati JR Saragih, Tak Lolos Syarat di Pilgub Sumut Lantaran Ijazah SMA

Tetapi saat periode kedua, JR Saragih sempat tersandung karena wakilnya terlibat kasus korupsi

7 Fakta Terkait Bupati JR Saragih, Tak Lolos Syarat di Pilgub Sumut Lantaran Ijazah SMA
kolase/Tribun Timur JR Saragih 

TRIBUNJAKARTA.COM, MEDAN- Bakal calon gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, JR Saragih dan Ance dinyatakan KPU Sumatera Utara tidak memenuhi syarat mengikuti Pilgub Sumut.

Hal tersebut lantaran berkas persyaratan Bakal Calon Gubernur Sumut 2018-2023, yakni JR Saragih, tidak memenuhi syarat pada Rapat Pleno Terbuka Pengumuman Penetapan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2018-2023 di ballroom hotel Grand Mercure Maha Cipta Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan, Senin (12/2/2018).

1. JR Saragih sudah dua periode menjabat sebagai Bupati di Simalungun.

Pada periode pertama, JR Saragih sempat diguncang dengan persoalan Ijazah.

Baca: Usai Melakukan Aksinya, Tersangka Pembunuhan Satu Keluarga Sering Meminta Maaf

Namun dia tetap bisa menjadi calon bupati hingga menjadi bupati. Di periode ke dua, persoalan Ijazah sudah tidak ada lagi.

Tetapi saat periode kedua, JR Saragih sempat tersandung karena wakilnya terlibat kasus korupsi, namun dengan berbagai gugatan hukum JR Saragih berhasil lolos sebagai calon dan menjadi Bupati Simalungun untuk ke dua kalinya.

2. Pernyataan komisioner KPU

Komisioner KPU Sumut Benget Silitonga menyebutkan bahwa JR Saragih tidak melengkapi persyaratan.

KPUD Sumut tidak meloloskannya setelah mendapat surat dari Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta yang menyatakan fotocopy Ijazah JR Saragih tidak pernah dilegalisir Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Halaman
1234
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help