Hati-Hati Lupa Lapor Dana Kampanye, Pasangan Calon Bisa di Diskualifikasi

"Setiap paslon harus berhati-hati terhadap dana kampanye, kalau tidak dilaporkan bisa di diskualifikasi," tegas Fritz.

Hati-Hati Lupa Lapor Dana Kampanye, Pasangan Calon Bisa di Diskualifikasi
TRIBUNJAKARTA.COM/YANUAR NURCHOLIS MAJID
Sejumlah petinggi PPATK dan Bawaslu saat menghadiri penandatangan MOU di Gedung PPATK, Jakarta Pusat, Selasa (13/2/2018). 

Laporan TribunJakarta.com, Yanuar Nurcholis Majid

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Komisioner Badan Pengawasan Pemilihan Umun (Bawaslu) Fritz Edwan Siregar, mengingatkan pasangan calon (Paslon) yang akan bertarung di pemilihan umum untuk berhati-hati terkait dana kampanye.

"Salah satu yang sering terlupa oleh paslon adalah tidak melaporkan mengenai dana kampanye atau mendapatkan dana kampaye dari sumber dana yang tidak jelas, sehingga dapat di diskualifikasi," ujar Fritz, saat ditemui di Gedung PPATK, Jakarta Pusat, Selasa (13/2/2018).

Baca: Duhhh! Wanita Cantik Ini Begitu Semangat Mendukung Jodie

Fritz menjelaskan sumber dana yang tidak jelas bisa bersumber dari hasil kejahatan, korupsi dan dana yang tidak jelas siapa sumber pemberinya.

"Jadi itu pagar yang diberikan undang-undang agar mendapatkan sumber dana sah dan jelas sehingga dapat di audit," jelas Fritz.

Baca: Fakta Di Balik Korban Pembunuhan Satu Keluarga, Ternyata Korban Sudah Menikah Sebanyak Tiga Kali

Hal Kedua yang sering dilupakan oleh paslon yaitu apabila paslon mempergunakan dana-dana yang tidak dibenarkan, paslon dapat terkena UU Pemilihan dan terkena tindak pidana pencucian uang.

"Jadi ada dua akibat yang akan muncul, bisa terkena UU Pemilihan yang tidak sekedar di pidana dan didiskualifikasi tetapi juga kena tindak pidana UU Pencucian Uang", ucap Fritz. 

Hal itu harus menjadi perhatian khusus bagian setiap paslon agar tidak di diskualifikasi.

"Setiap paslon harus berhati-hati terhadap dana kampanye, kalau tidak dilaporkan bisa di diskualifikasi," tegas Fritz. 

Penulis: Yanuar Nurcholis Majid
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help