Ikut Bantu Bersihkan Gereja Santa Lidwina, Ranie: Tidak Ada Tatapan Benci dan Curiga Terhadap Kami

"Kedatangan saya tanpa ada sorot mata atau sikap yang memprovokasi atau benci atau curiga itu tidak. Saya rasa ini yang harus dikembangkan," kata dia.

Ikut Bantu Bersihkan Gereja Santa Lidwina, Ranie: Tidak Ada Tatapan Benci dan Curiga Terhadap Kami
Kolase Facebook Alim Pic | Tribunjogja.com Siti Umaiyah
Jirhas Ranie Artika 

TRIBUNJAKARTA.COM- Jirhas Ranie (30) mengungakapkan saat pertama kali dia ikut membantu membersihkan Gereja Santa Lidwina, Dukuh Jambon, Trihanggo, Gamping, Sleman, Yogyakarta, yang diserang para hari Minggu lalu.

Saat dia datang dan berjilbab, perempuan yang dipanggil Ranie itu mengatakan pengurus gereja menerima dia dan suaminya Ahmad Muttaqin (37) secara baik.

Baca: Anies Baswedan: Saya Akan Tunaikan Tanggung Jawab Untuk Menyelamatkan Jakarta dari Banjir

"Satu poinnya catatan kebanyakan teman-teman di luar Islam bahkan pengurus gereja yang menemui saya di gereja itu menerima dengan baik," kata Ranie saat diwawancarai Kompas TV, Jakata, Selasa (13/2/2018).

Menurut Ranie, tidak ada sorot mata curiga atau tatapan kebencian dari pengurus gereja saat dia datang.

"Kedatangan saya tanpa ada sorot mata atau sikap yang memprovokasi atau benci atau curiga itu tidak. Saya rasa ini yang harus dikembangkan," kata dia.

Sebelumnya, aksi Ranie dan suaminya membantu membersihkan Gereja St Lidwina menjadi viral di media sosial. Banyak warga memuji sikap tersebut.

Baca: Penasaran Keluarga yang Gelar Pernikahan Anaknya Selama 10 Hari dan Undang Artis Terkenal? Ini Dia

Sekadar informasi, Gereja St Lidwina diserang secara tiba-tiba oleh seorang pria bernama Suliono pada Minggu 11 Februari lalu.

Penulis: Ananda Bayu Sidarta
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help