Kecelakaan Maut Subang

Karmila Cerita Detik-detik Laka Maut Tanjakan Emen: Dengar Rintihan Teman dan Ingat Keluarga

Hanya maut dan keluarganya yang ada dalam pikirannya, namun Mila melawannya.

Karmila Cerita Detik-detik Laka Maut Tanjakan Emen: Dengar Rintihan Teman dan Ingat Keluarga
Tribunnews.com/Gita Irawan
Karmila, saksi hidup laka maut Tanjakan Emen 

"Saya sudah tahu bus oleng ke kanan dan ke kiri. Waktu itu saya berdiri dan bisa melihat dengan jelas ada sepeda motor yang menyalip. Saya cuma bisa fokus dan mencari pegangan," ungkap Mola mengingat apa yang menimpa dirinya.

Sisi kiri atas bus itu membentur tanah dua kali.

Kali pertama membuat kaca di bus itu pecah, dan kali kedua membuat sebagian penumpang di bagian kursi penumpang sebelah kiri terlempar keluar.

Ia takut bus itu akan meledak.

Hanya maut dan keluarganya yang ada dalam pikirannya, namun Mila melawannya.

Ia bertekad harus hidup.

"Mati. Mati. Tapi saya ingat keluarga, anak-anak, saya harus tetap hidup. Pokoknya, gimana caranya saya bisa hidup. Saya cuma takut kalau meledak," ungkap Mila.

Setelah berhasil mempertahankan hidupnya dan keluar dari bus, Mila kemudian mencari pertolongan.

Ia sempat kesal dan menangis karena warga yang ada tak mau meminjamkan ponsel kepadanya.

Dengan alasan tidak ada pulsa, mereka hanya merekam kejadian itu dengan ponselnya.

Halaman
123
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help