Kecelakaan Maut Subang

Purwani: Jangan Tanya Tentang Kecelakaan, Kalau Teringat Saya Ingin Menangis

Trauma mendalam dialami oleh ketua Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Permata, kecelakaan tersebut mengakibatkan 26 anggotanya meninggal dunia.

Purwani: Jangan Tanya Tentang Kecelakaan, Kalau Teringat Saya Ingin Menangis
TRIBUNJAKARTA.COM/ DWI PUTRA KESUMA
Purwani Yuli Astuti, Ketua Koperasi Simpan Pinjam Permata, Ciputat, Tangerang Selatan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Trauma mendalam dialami oleh ketua Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Permata.

Koperasi Simpan Pinjam Permata, berada di Jalan Raya Legoso, Ciputat, Tangerang Selatan.

Kecelakaan bus yang terjadi di Tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat, mengakibatkan 26 anggotanya meninggal dunia.

Hal inilah yang menyebabkan ia mengalami trauma yang mendalam, Selasa (13/2/2018).

Baca: Warga Tanah Abang Masih Nyaman Langgar Lalu Lintas

Ketua KSP itu bernama Purwani Yuli Astuti, ia enggan menceritakan kronologi kecelakaan bus dialami anggotanya.

"Maaf mas, saya belum bisa cerita tentang kecelakaan itu," ucap Purwani sambil menahan sedih.

Ketika kecelakaan terjadi pada bus nomer satu, ia berada di dalam rombongan bus nomer tiga.

Ketika diwawancarai TribunJakarta.com, ia hanya bersedia menceritakan tentang koperasinya tersebut.

"Jangan tanya tentang kecelakaan itu ya, kalau teringat lagi saya sedih dan ingin menangis," ucapnya sambil mengusap air mata.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help