Sidang Kasus Penganiyaan Remaja Kembali Digelar, Ini Keterangan Korban

"Saya jalan di taman trus dipalak sama gerombolan. Dua orang ini termasuk yang mukulin saya," katanya kepada Ketua Majelis Hakim, Irwan S.H.

Sidang Kasus Penganiyaan Remaja Kembali Digelar, Ini Keterangan Korban
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Sidang pengeroyokan Ahmad Zamroni di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (13/2/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Sidang kasus pengeroyokan yang dilakukan dua pelaku remaja kepada korban yang juga masih berusia remaja kembali digelar di Jakarta Selatan'>Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Selasa (13/2/2018).

Hari ini sidang beragenakan pemeriksaan empat orang saksi dan dua terdakwa penganiyaan.

Empat orang saksi remaja tersebut antara lain, Zamroni (korban), Saifullah, Nurul Asmi, dan Eko Prasetyo

Sementara dua orang terdakwa penganiyaan antara lain, Iksan dan Isak.

Usia terdakwa maupun saksi rata-rata berusia 20 tahun.

Berdasarkan keterangan korban Ahmad Zamroni, dirinya dikeroyok saat tengah berjalan di Taman Deplu pukul 20.00 WIB.

"Saya jalan di taman trus dipalak sama gerombolan. Dua orang ini termasuk yang mukulin saya," katanya kepada Ketua Majelis Hakim, Irwan S.H.

Saat dikeroyok pelaku sempat mengenakan senjata tajam (sajam) untuk mencederai korban lantaran tidak mau memberikan uang.

"Saya ga kasih. Akhirnya saya dikeroyok sampai tersungkur di jalan. Mereka menggunakan ikat pinggang sama ngancem temen saya pake samurai," katanya.

Sekedar Informasi sebelumnya, seorang remaja bernama Ahmad Zamroni disiksa dua remaja bernama Iksan dan Isak yang tengah mabuk.

Peristiwa pengeroyokan itu berlangsung di Taman Deplu, Cilandak Barat, Jakarta Selatan pada pukul 20.00 WIB.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help