Uang Hasil Penjualan Motor Curian Digunakan Arsadi dan Yosa Untuk Foya-Foya

Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren, AKP Rensa S. Aktadivia mengatakan, harga jual sepeda motor curian itu tak lebih dari Rp 2 juta.

Uang Hasil Penjualan Motor Curian Digunakan Arsadi dan Yosa Untuk Foya-Foya
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Arsadi (21) dan Yosa Dwi Sanoya (28) pelaku curanmor yang ditangkap Anggota reskrim Polsek Tanjung Duren. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, GROGOL PETAMBURAN - Arsadi (21) dan Yosa Dwi Sanoya (28) ‎langsung menjual sepeda motor hasil curiannya dengan harga murah.

Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren, AKP Rensa S. Aktadivia mengatakan, harga jual sepeda motor curian itu tak lebih dari Rp 2 juta.

Keduanya juga menawarkan sepeda motor hasil rampasannya itu melalui media sosial.

"Harga jualnya bervariasi dari Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta. Ada perkumpulan di grup Facebook dan lainnya," ujar Rensa di Mapolsek Tanjung Duren, Jakarta Barat, Selasa (13/2/2018).

Karenanya, Rensa mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah tergiur bila ada kendaraan yang dijual dengan harga sangat murah.

Baca: Waspada Tottenham, Wakil Terakhir Inggris ini Menang di Juventus 15 Tahun Silam!

"Kalau ada yang jual motor dengan harga tak wajar dengan surat tak lengkap. Itu adalah hasil kejahatan," imbaunya.

Sementara itu, berdasarkan pengakuan Arsadi, ia menghabiskan uang penjualan sepeda motor curiannya untuk berfoya-foya.

"Hasil penjualannya kami bagi dua dan buat foya-foya aja duitnya," kata Arsadi yang telah beraksi sejak Desember 2017.

Diberitakan sebelumnya, anggota Reskrim Polsek Tanjung Duren menangkap Arsadi dan Yosa saat sedang beraksi di wilayah Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (6/2/2018) malam.

Berbekal keterangan dari pelaku, sebanyak 17 sepeda motor curian berhasil diamankan kepolisian.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Ilusi Insiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help