TribunJakarta/

Rumah Bilik Ini Hancur Diterjang Banjir dan Angin Kencang di Tanjung Burung Beting

"Sehari bisa dapat Rp 50-100 ribu. Pergi pagi banget, pulangnya abis maghrib," kata Cengli.

Rumah Bilik Ini Hancur Diterjang Banjir dan Angin Kencang di Tanjung Burung Beting
TribunJakarta.com/ Ria Anastasia
Pasangan suami istri Merri (40) dan Cengli (46) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Perusahaan jamu Sido Muncul mengunjungi Kampung Tanjung Burung Beting, Teluk Naga, Kabupaten Tangerang RT 16 RW 08 untuk memberi bantuan kepada warga, Rabu (14/2/2018).

"Kondisi tempat tinggal beberapa warga sangat memprihatinkan karena masih menempati rumah bilik bambu, yang akan hancur jika terkena banjir maupun angin kencang," ucap Direktur PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk. Irwan Hidayat.

Baca: Angelina Sondakh Gunakan Kode Apel, Apa Kode di Kasus Suap Bupati Subang?

Saat dikunjungi bersama Tribunnews.com, bekas banjir dan angin kencang yang dimaksud terlihat.

Rumah bilik bambu di RT 16 Kampung Tanjung Burung Peting milik pasangan suami istri Merri (40) dan Cengli (46) terkena dampak yang paling parah.

Atap dan dinding rumah bambu terbuka karena angin kencang.

Baca: Bikin Merinding! Cerita Penjaga Kubur Lihat Sosok Bekerudung Putih di Makam Emah

Pintu rumah pun sudah tak ada.

"Semuanya rusak. Kayu-kayunya hancur, perabotan dan kasur pun terendam parah, Sedih banget saya," terang Merri kepada Tribunnews.com.

Halaman
12
Penulis: Ria Anatasia
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help