Ini Sejarah Nama 'Kopi Susu Tetangga' yang Dipesan Presiden Jokowi

Sewaktu menyambangi kedai Kopi Tuku, Pak Jokowi memesan minuman bernama Kopi Susu Tetangga.

Ini Sejarah Nama 'Kopi Susu Tetangga' yang Dipesan Presiden Jokowi
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Kopi Tuku hadir dengan rasa yang dingin dan tentunya rasa yang sesuai dengan cita rasa masyarakat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - Presiden RI Joko Widodo sempat mengunjungi Kopi Tuku yang terletak Jalan Raya Cipete No.7, Jakarta Selatan, beberapa waktu silam.

Sewaktu menyambangi kedai tersebut, Pak Jokowi memesan minuman bernama Kopi Susu Tetangga.

Nama minuman tersebut tak hanya sembarang dibuat. Ternyata nama itu memiliki asal muasalnya.

Menurut, Chandra selaku marketing Kopi Tuku, nama kopi susu tetangga diambil dari pemesan yang awalnya ditargetkan hanya untuk tetangga sekitar Kopi Tuku ini saja.

Baca: Pedagang Sekitar Biro Perjalanan First Travel: Terkadang Suka Iseng Lewat Sini, Serem

"Awalnya karena kita menjual kopi ini untuk para pengunjung di wilayah Cipete yang tetanggaan dengan kita saja. Namanya dari sana. Perpaduannya itu antara kopi, susu, dan gula aren," tukasnya pada Rabu (21/2/2018).

Selain itu, kopi Tuku yang berdiri di tahun 2015 ini juga melihat pasar yang kebanyakan disambangi dengan para muda-mudi.

"Kita juga melihat pasarnya. Banyak yang minta kopinya jangan terlalu asam. Jadi kita ciptakan karakter kopi yang engga asam. Ditambah kopi kita terdiri susu dan gula aren itu yang membuat semakin nikmag,"pungkasnya.

Menurutnya per harinya Kopi Tuku menghabiskan kurang lebih seribu gelas per hari.

"Per harinya estimasinya seribu gelas. Sebulan butuh 2-3 ton biji kopi untuk membuat minuman itu,"tuturnya.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help