BNPB dan Kemensos Harus Bersatu Hadapi Bencana

Bersahabat dengan alam adalah cara terbaik kita terhindar dari berbagai musibah. Mari kita jaga alam dan lingkungan sekitar.

BNPB dan Kemensos Harus Bersatu Hadapi Bencana
ISTIMEWA
Bamsoet ini saat mengunjungi lokasi pengungsian di Kecamatan Salem, Selasa (27/2/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA -- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo meminta berharap berbagai unsur pemerintah seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Sosial, dan pihak terkait bersatu padu mengatasi musibah longsor di Kabupaten Brebes sehingga masyarakat bisa kembali beraktifitas seperti sedia kala.

Hal itu diungkapkan politikus Partai Golkar yang biasa disapa Bamsoet ini saat mengunjungi lokasi pengungsian di Kecamatan Salem, Selasa (27/2/2018).

Kunjungan Bamsoet yang ditemani Menteri Sosial Idrus Marham dilakukan setelah keduanya mendatangi lokasi tanah longsor di Desa Pasir Panjang, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Bamsoet mengungkapkan, kedatangannya ke lokasi longsor dan pengungsian guna melihat langsung kondisi masyarakat yang terkena musibah.

Kepada masyarakat, Bamsoet mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi longsor.

Hal ini mengingat potensi adanya longsor susulan. Terlebih jika terjadi hujan, material longsor yang labil akan mudah mengakibatkan longsor susulan.

"Saya sungguh berduka atas bencana ini. Terlebih berdasarkan data korban terakhir, korban meninggal 11 orang, 7 hilang belum ditemukan, 12 luka-luka, 642 orang pengungsi di Desa Capar, 196 orang mengungsi di Desa Pasir Panjang dan 36 rumah rusak berat," kata Bamsoet.

Dalam kunjungan itu, Bamsoet dan Idrus memberi bantuan sosial sebesar Rp 1,6 miliar yang diterima langsung para korban.

"Saya pagi ini selain memberikan bantuan, juga ingin memberikan empati dan semangat kepada saudaraku yang terkena musibah. Mereka tidak menghadapi ini sendirian, ada saya dan seluruh saudara-saudara lain yang ikut memberikan semangat dan uluran tangan," ucapnya.

Kabupaten Brebes saat ini telah ditetapkan berstatus tanggap darurat sejak 22 Februari hingga 7 Maret 2017 mendatang.

Terkait tanggap darurat ini, Bamsoet menekankan pihaknya sebagai lembaga legislatif akan memastikan eksekutif dalam hal ini yang diwakili Kementerian Sosial bisa segera melakukan langkah-langkah penanganan bencana.

“Saya yakin Menteri Sosial Pak Idrus Marham bisa menjadi leader dan mengkoordinir pendistribusian bantuan secara cepat dan tepat. Sehingga bisa mengurangi beban saudara kita yang terkena musibah bencana," katanya.

Dalam kesempatan yang sama Bamsoet juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk selalu menjaga alam dan lingkungan sekitar.

Menurutnya, keasrian dan kelestarian alam merupakan hal yang penting dalam terciptanya keseimbangan hidup.

"Bersahabat dengan alam adalah cara terbaik kita terhindar dari berbagai musibah. Mari kita jaga alam dan lingkungan sekitar. Karena keharmonisan hidup bukan hanya antara sesama manusia saja, melainkan juga dengan alam dan lingkungan sekitar," katanya.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help