Ditpolair Polda Metro Jaya Ungkap Modus Pemalsuan Surat Keterangan Kecakapan Melaut

Enam orang tersangka tersebut dijerat dengan Pasal 263 KUHP tindak pidana pemalsuan dokumen dengan hukuman enam tahun penjara

Ditpolair Polda Metro Jaya Ungkap Modus Pemalsuan Surat Keterangan Kecakapan Melaut
Tribun Jakarta/Gerald Leonardo Agustino
Konferensi pers Pengungkapan Kasus Pemalsuan Surat Keterangan Kecakapan ( SKK) untuk Nakhoda Kapal di Aula Atmani Wedhana Sat Pol Air Polda Metro Jaya, Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (1/3/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Polda Metro Jaya'>Direktorat Kepolisian Perairan Polda Metro Jaya (Ditpolair PMJ) melalui Satuan Patroli Polair PMJ berhasil menangkap enam orang tersangka pemalsuan Surat Keterangan Kecakapan (SKK) melaut.

Hal tersebut dikatakan oleh Direktur Polair Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Iwan R dalam konferensi pers Pengungkapan Kasus Pemalsuan Surat Keterangan Kecakapan (SKK) untuk Nahkoda Kapal di Aula Atmani Wedhana Sat Pol Air Polda Metro Jaya, Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (1/3/2018).

Diketahui tersangka yang ditangkap adalah seorang nahkoda Kapal Motor (KM) Margono I, pengurus Kapal Muara Angke, pengurus Kapal Muara Baru, dan pencetak SKK.

"Enam orang tersangka tersebut membuat SKK palsu menggunakan alat yang telah mereka siapkan, seperti mesin ketik dan mesin laminating," kata Iwan.

Baca: Selama Berobat di RSCM Baasyir Dikawal Ketat oleh Aparat Kepolisian

Penangkapan bermula saat Ditpolair PMJ melalui Satuan Patroli Polair PMJ melakukan patroli laut.

Iwan menjelaskan, saat berada di posisi lebih kurang satu mil di sebelah Timur Pulau Ayer Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, tim gabungan tersebut memeriksa dokumen yang dimiliki awak KM Margono I.

Enam orang tersangka tersebut dijerat dengan Pasal 263 KUHP tindak pidana pemalsuan dokumen dengan hukuman enam tahun penjara.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help