Kepala BSSN: Deteksi Hoax dengan Logika dan Akal Sehat

"Jangan gegabah saat mendapat informasi," kata Djoko, dalam talk show bertajuk 'Melawan Hoax dengan Cinta', di Jakarta, Rabu malam (28/2/2018).

Kepala BSSN: Deteksi Hoax dengan Logika dan Akal Sehat
ISTIMEWA
Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Djoko Setiadi dalam talk show bertajuk 'Melawan Hoax dengan Cinta', di Jakarta, Rabu malam (28/2/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Djoko Setiadi mengingatkan pentingnya masyarakat memiliki filter terhadap informasi.

Hal tersebut adalah salah satu alat efektif untuk menangkal pengaruh hoax yang belakangan ini semakin banyak menjamur.

"Jangan gegabah saat mendapat informasi," kata Djoko, dalam talk show bertajuk 'Melawan Hoax dengan Cinta', di Jakarta, Rabu malam (28/2/2018).

Menurutnya, sejak awal sebuah informasi sesungguhnya bisa dideteksi kewajarannya.

Dirinya juga menjelaskan, logika dan akal sehat menjadi alat ukur.

Kedua hal itu sangat penting, lanjut dia, karena dunia siber tidak memiliki batas ruang dan waktu yang jelas. Informasi bisa datang dari mana saja dan kapan saja.

"Harus waspada, harus membaca dengan teliti, ini wajar atau tidak. Kalau tidak, ya forget it," ujar Djoko.

"Intinya, pesan saya, jangan mudah dipecah belah, utamakan sinergisitas. Jangan tonjolkan perbedaan, dahulukan dan utamakan persamaan dalam setiap interkasi kita dengan orang lain," tambahnya.

Di tempat yang sama, penulis muda Nuran Wibisono juga menggarisbawahi tentang pentingnya check and rechek.

"Mau tidak mau, perlu keterlibatan masyarakat secara luas. Termasuk, libatkan generasi muda untuk ikut bersama-sama melawan hoax," katanya.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved