Hindari Motor Melawan Arus, Truk Pengangkut Tanah Tersangkut di Pembatas Jalan

Banyaknya muatan tanah yang dibawa, menyulitkan mobil derek yang datang untuk mengevakuasi mobil truk tersebut.

TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Sebuah truk besar mengangkut tanah tersangkut di trotoar pemisah jalan, di Jalan Raya R.E Martadinata, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi putra kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Sebuah truk pengangkut tanah, tersangkut di trotoar pemisah jalan sekiranya sejak pukul 04.30 WIB.

Mobil truk ini mengangkut muatan tanah dari daerah Kalisuren, Bogor, Jawa Barat, menuju Muara Kamal, Dadap, Kosambi, Tangerang, Banten.

Markus (42), sopir truk mengatakan, ketika melintas di Jalan Raya R.E Martadinata, ada seorang pengendara motor yang melawan arus dan hendak menabraknya.

Baca: Kasus Ojek Online Keroyok Pemuda di Tambora, Pelaku Lakukan 17 Adegan Rekonstruksi

"Saya langsung banting setir ke kanan, dan menabrak hingga tersangkut di trotoar tersebut," ujar Markus di Jalan Raya R.E Martadinata, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (5/3/2018).

Banyaknya muatan tanah yang dibawa, menyulitkan mobil derek yang datang untuk mengevakuasi mobil truk tersebut.

Pantauan TribunJakarta.com, hingga pukul 16.00 mobil truk tersebut masih tersangkut di lokasi kejadian.

Baca: Anniesa Hasibuan Tampil Mencolok Saat Jalani Sidang First Travel

Lokasi tepatnya mobil truk yang tersangkut itu berada di depan Kantor Pos Daerah Cabang Ciputat, di dekat perempatan Gaplek, Tangerang Selatan.

Markus menambahkan akibat menabrak trotoar tersebut, suspensi ban depan mobil truk besar tersebut menjadi patah dan tidak bisa berjalan.

"Suspensi ban depannya patah, ini saya lagi menunggu montir saya untuk diperbaiki," tutup Markus kepada TribunJakarta.com.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved