Pro dan Kontra Pernyataan Ketua KPK Soal 90 Persen Calon Kepala Daerah Akan Jadi Tersangka

Namun, Agus menguraikan, sebagian besar calon itu bertarung di Jawa dan Sumatera

Pro dan Kontra Pernyataan Ketua KPK Soal 90 Persen Calon Kepala Daerah Akan Jadi Tersangka
Tribunnews.com/Aqodir
Gedung KPK 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo membeberkan, sebanyak 90 persen dari beberapa peserta pilkada serentak tahun ini akan menjadi tersangka.

"90 persen dari beberapa peserta ya, bukan dari semua peserta pilkada. Hanya beberapa saja, seperti petahana atau yang anggota keluarganya ikut maju," kata Agus saat sambutan di Rakernis Bareskrim Mabes Polri di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Selasa (6/3/2018).

Agus tidak menyebut berapa banyak total pasti calon kepala daerah yang akan menjadi tersangka di KPK. Namun, Agus menguraikan, sebagian besar calon itu bertarung di Jawa dan Sumatera.

Baca: Kisah Andi Setia Berjualan Buku Bekas Selama 28 Tahun Meski Jarang Pembeli

"Lebih banyak di pilkada di Jawa dan Sumatera. Ada sebagian di Kalimantan," paparnya.

Agus berharap, KPK dapat mengumumkan lebih awal status tersangka kepada para calon kepala daerah yang diduga tersangkut kasus korupsi. Kalau bisa, kata Agus, sebelum pemilihan berlangsung.

"Supaya masyarakat mengerti kalau dia terkena kasus korupsi. Sehingga, tidak perlu dipilih dan masyarakat tidak kecewa atas pilihannya nanti," tutur Agus.

ICW Kritisi Pernyataan Ketua KPK

Koordinator Divisi Investigasi ICW, Febri Hendri menilai, sebaiknya pimpinan ketua KPK tidak mengungkap ke publik atas seseorang akan menjadi tersangka apalagi itu pada peserta pilkada.

"Ketua KPK sebaiknya berbicara ketika memang seseorang telah ditetapkan tersangka ke publik setelah memiliki minimal dua alat bukti," ujar Febri Hendri kepada Tribunnews.com, Selasa (6/3/2018).

Halaman
1234
Editor: Muhammad Zulfikar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved