Penggemar Arsenal Lakukan Ini Di Stadion Wembley Setelah Tottenham Tidak Lolos Liga Champion

Ada hal unik terjadi saat Juventus berhasil singkirkan Tottenham dari Liga Champion.

Penggemar Arsenal Lakukan Ini Di Stadion Wembley Setelah Tottenham Tidak Lolos Liga Champion
Flickr
Arsenal fans di Stadion Wembley pada (16/3/2014) 

TRIBUNJAKARTA.COM - Tonttenham mengalami kekalahan atas tamunya Juventus pada Leg kedua Liga Champion di Stadion Wembley, Rabu (7/3/2018) waktu setempat atau Kamis (8/3/2018) dini hari.

Setelah menahan imbang Juventus 2-2 di leg pertama, Tottenham justru menelan pil pahit di leg kedua.

Sempat unggul 1-0 pada babak pertama, Spurs akhirnya harus menyerahkan posisi delapan besar Liga Champion untuk Juventus.

Pasalnya Juventus mampu mencetak dua gol balasan di paruh kedua berkat tendangan Gonzalo Higuain dan Paulo Dybala.

BACA: Pep Sebut Manchester City Kalah Karena Tidak Bermain Sungguh-sungguh

Hasil tersebut membawa Juventus layak maju ke babak delapan besar Liga Champion dengan unggul agregat 4-3.

Sejak wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga, ada hal aneh di gerumunan penonton.

Seorang pria terlihat memegang jersey Arsenal tinggi-tinggi.

Hal tersebut tertangkap kamera BT Sport, saat pria tersebut tengah mengibaskan jersey The Gunners di udara.

Dilansir dari Mirror hingga saat ini belum ada kejelasan sosok pria yang membentangkan jersey musuh bebuyutan Spurs tersebut.

Jersey Arsenal di Stadion Wembley
Jersey Arsenal di Stadion Wembley (Mirror)

Namun diduga pria tersebut merupakan pendukung Arsenal yang telah menyusup ke Wembley.

Zoom jersey Arsenal di Stadion Wembley
Zoom jersey Arsenal di Stadion Wembley (Mirror)

Arsenal dan Tottenham merupakan dua klub yang hingga saat ini selalu bersaing.

Bahkan jika kedua tim ini bertemu semua fan menyebut 'North London Derby' karena sama-sama berasal dari London Utara.

Pertemuan terakhir kedua tim ini pada Sabtu (10/2/2018) dalam laga lanjutan Liga Premiee Leguae yang dimenangkan oleh Tottenham dengan skor 1-0. (*)

TribunJakarta.com/Siti Nurjannah Wulandari

Penulis: Siti Nurjannah Wulandari
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help