Potensi Sebabkan Kanker, Politisi DPR ini Ingin Konsumsi BBM Kualitas Rendah Diturunkan

Komisi IX yang membidangi kesehatan, kata Okky akan terus mendukung sikap masyarakat mengurangi konsumsi BBM kualitas rendah.

Potensi Sebabkan Kanker, Politisi DPR ini Ingin Konsumsi BBM Kualitas Rendah Diturunkan
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
SPBU Akses Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, kehabisan bahan bakar Pertamax dan Pertamina Dex, Jumat (16/2/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO 

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Anggota Komisi IX DPR RI Okky Asokawati  mendukung penurunan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dengan kualitas rendah di masyarakat.

Pasalnya BBM dengan oktan rendah menurut Okky bisa berpotensi timbulkan penyakit kanker.

"Mereka sadar akan bahaya Premium terhadap kesehatan, karena bisa menyebabkan kanker,” kata Okky dalam keterangannya, Kamis (8/3/2018).

Baca: Sempat Viral, Bocah Berambut Es Asal China Kini Dikeluarkan dari Sekolah Barunya, Kenapa?

Komisi IX yang membidangi kesehatan, kata Okky akan terus mendukung sikap masyarakat mengurangi konsumsi BBM kualitas rendah.

Apalagi ungkap Okky kesadaran tersebut berasal dari konsumen sendiri.

Okky berharap masyarakat lebih memilih BBM dengan oktan yang lebih tinggi,

“Pergeseran konsumsi menuju BBM yang memiliki harga lebih tinggi, tentu disebabkan faktor manusia. Ini adalah indikasi bahwa masyarakat sudah pintar mengedukasi diri sendiri,” papar Okky.

Baca: Syahrini Foto Manja di Tol Surabaya Tanpa Izin Pengelola, Polisi Bakal Memprosesnya

Sebelumnya, Universitas Indonesia (UI) dan Komite Penghapusan Bensi Bertimbal (KPBB) memang melakukan penelitian terkait bahaya emisi BBM oktan rendah.

Hasilnya, rata-rata air seni masyarakat Jakarta mengandung polysiclic aromatic hydrocarbons (PAH) dan benzene yang sangat tinggi, melebihi batas standar World Health Organization (WHO).

Hasil tersebut menunjukkan, bahwa emisi Premium memang menyebabkan penyakit mematikan, kanker.

Editor: Adiatmaputra Fajar Pratama
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved