Ingin Belajar Angklung, Ini Pengakuan Warga Negara Jepang Nojiori

"Teman saya mengajak belajar memainkan itu, lalu saya tertarik dan suaranya juga indah jadi semakin tertarik untuk belajar," ujarnya di lokasi.

Ingin Belajar Angklung, Ini Pengakuan Warga Negara Jepang Nojiori
TRIBUNJAKARTA.COM/IKSAN ABRIANTO
Penampilan Grup Arumba Sora Awi, Condet, Jakarta Timur, Sabtu (10/3/2018) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ikhsan Abrianto

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI -- Nojiri (38) seorang perempuan asal Jepang yang tergabung dalam grup Arumba sora awi yang tampil di acara Keceriaan Hut ke 3 Yayasan Cagar Budaya Betawi di Condet, Jakarta Timur.

Dirinya mengaku ingin belajar memainkan angklung karena suaranya yang indah.

"Teman saya mengajak belajar memainkan itu, lalu saya tertarik dan suaranya juga indah jadi semakin tertarik untuk belajar," ujarnya di lokasi, Sabtu (10/3/2018).

Hal tersebut dibenarkan oleh pelatih grup tersebut yang bernama Riuh Gumilang (43) saat ditemui oleh TribunJakarta.com.

Penampilan Grup Arumba Sora Awi, Condet, Jakarta Timur, Sabtu (10/3/2018)
Penampilan Grup Arumba Sora Awi, Condet, Jakarta Timur, Sabtu (10/3/2018) (TRIBUNJAKARTA.COM/IKSAN ABRIANTO)

"mereka senang suara bambu ada alat musik bambu dari Jepang suaranya sama jadi inget kampung sendiri, suara bambu gak asing buat mereka," ujarnya.

Nojiri awalnya mengalami kesusahan dalam belajar alat musik tradisional tersebut, namun karena temannya saling membantu hal tersebut menjadi terasa menyenangkan.

Baca: Sora Awi, Grup Arumba yang Semua Personelnya Warga Negara Jepang

"Susah tapi seneng tapi senang teman-teman membantu belajar dan suara dari bambunya juga indah," ujarnya.

Ia juga mempunyai harapan bahwa grup sora awi akan terus bermain alat musik tradisonal dari bambu tersebut.

"Harapan saya akan terus seperti ini dan tidak ada yang berubah, terus bermain bersama," pungkasnya.

Pelatih mereka Riuh Gumilang juga mempunyai harapan bahwa kesenian Arumba ini bisa terus dilestarikan oleh masyarakat Indonesia Sendiri.

"Arumba itu untuk Indonesia sendiri yang mengembangkan, cuman saya mau memperlihatkan alat tradisonal sunda ini diminati orang asing, semoga orang Indonesia bisa berlatih alat musik ini," ujar Riuh Gumilang.

Penulis: Ikhsan abrianto
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help