Hengkang dari Asia Tenggara, Begini Kekecewaan Pengguna

"Setiap hari saya selalu pakai Uber, lebih murah sih dibandikan yang lain," katanya di sekitar Pusat Grosir Cililitan (PGC)

Hengkang dari Asia Tenggara, Begini Kekecewaan Pengguna
TribunJakarta/Nawir Arsyad Akbar
Ilustrasi aplikasi transportasi daring Uber, Senin (12/3/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Aldila Setiawati seorang pelanggan setia ojek daring Uber mengaku kecewa mendengar kabar hengkangnya Uber Technology Inc dari Asia Tenggara.

"Kecewa sekali kalau benar Uber keluar dari Asia Tenggara," ujarnya kepada TribunJakarta.com, Senin (12/3/2018).

Baca: Tarif Paling Murah, Pengguna Sayangkan Uber Hengkang dari Asia Tenggara

Ia mengaku kecewa karena setiap harinya selalu menggunakan aplikasi ojek daring Uber dibandingkan aplikasi lainnya.

"Setiap hari saya selalu pakai Uber, lebih murah sih dibandikan yang lain," katanya di sekitar Pusat Grosir Cililitan (PGC), Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Ia berpendapat Uber tidak mampu bersaing dengan aplikasi ojek daring lain karena waktu tunggu penjemputannya yang lama.

Baca: Kasar kepada Sopir Bus, Ibu Ini Hukum 2 Anaknya Berjalan Kaki ke Sekolah

"Tidak bisa bersaing dengan Grab dan Gojek mungkin karena lama nunggu ojeknya datang ya," jelasnya.

"Pengemudinya sedikit sih kalau dibanding Gojek dan Grab, jadi penumpang malas menggunakan Uber" tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help