Ada Jalur Khusus Bagi Pengemudi Uber yang Beralih ke Perusahaan Lain

Kabar hengkangnya Uber dari Asia Tenggara sudah menjadi perbicangan di kalangan pengemudi ojek Uber.

Ada Jalur Khusus Bagi Pengemudi Uber yang Beralih ke Perusahaan Lain
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Dua pengemudi Uber menunggu pelanggannya di depan Stasiun Jakarta Kota, Jakarta Barat, Senin (12/3/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Novian Ardiansyah

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Kabar hengkangnya Uber dari Asia Tenggara sudah menjadi perbicangan di kalangan pengemudi ojek Uber.

Rumor tersebut juga menjadi perbincangan para pengemudi ojek daring dari kompetitor, yaitu Gojek dan Grab.

"Kabarnya sejak kemarin-kemarin sudah ada. Mau hengkang dari Asia Tenggara kan Ubernya?" ujar Deni, pengemudi Gojek, kepada TribunJakarta.com, Selasa (13/3/2018).

Menurut dia, sudah banyak pengemudi Uber yang berencana pindah dan menjadi pengemudi ojek daring dari kompetitornya.

Dikatakan Deni, bagi pengemudi Uber yang ingin pindah ke Grab ada jalur khusus.

Jalur khusus yang ia maksud adalah pengemudi Uber tidak perlu lagi mendaftar ulang.

"Jadi jalur khususnya itu pengemudi Uber cuma datang menunjukkan akun, terus menukar atributnya dengan Grab. Jadi enggak pakai daftar online lagi," terang Deni.

Deni mendapatkan informasi tersebut dari sesama pemengemudi ojek daring lainnya.

"Tempatnya di Cilandak, dekat Citos. Saya tahu tempatnya karena dulu pas daftar jadi driver di sana juga," beber Deni.

Uber, perusahaan asal San Fransisco, California, Amerika Serikat, ini memutuskan hengkang dari Asia Tenggara karena kesulitan bersaing dengan Grab dan Gojek.

Nantinya seluruh saham milik Uber akan diserahkan kepada pesaingnya, Grab Inc lewat penawaran saham perdana pada 2019.

Penulis: Novian Ardiansyah
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help