Imbas Ganjil Genap, Kepadatan di Pintu Tol Cukunir Meningkat 162 Persen

"Jadi selain memajukan jam keberangkatan lebih awal sebelum jam enam pagi, pengendara juga berpindah gerbang tol," jelas Cece.

Imbas Ganjil Genap, Kepadatan di Pintu Tol Cukunir Meningkat 162 Persen
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Penerapan aturan ganjil genap di ruas pintu tol Bekasi Timur. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Kebijakan ganjil genap di pintu tol Bekasi Barat dan tol Bekasi Timur berimbas pada peningkatan kepadatan kendaraan di Pintu Tol Cikunir.

Jasa Marga mencatat, pada Senin (12/3/2018), bertepatan dengan hari pertama aturan ganjil genap digulirkan, intensitas kendaraan di pintu Tol Cikunir meningkat 126 persen dari pukul 06.00 sampai 09.00 WIB.

Baca: Masih 26 Tahun, Anak Pengusaha Bus Ini Bertarung di Pilkada Kabupaten Dairi

"Kalau hari biasa itu rata-rata 24 persen, memang kalau dilihat persentasinya cukup besar," ungkap Cece Kosasi DGM Traffic Management Jasa Marga Cabang Tol Jakarta Cikampek (Japek), Selasa (13/3/2018).

Dia mejelaskan, persentasi tersebut jika dilihat dari volume kendaraan di hari biasa, pintu Tol Cikunir sampai pukul 09.00 WIb rata-rata 170 kendaraan, angka itu meningkat menjadi sekitar 400 kendaraan.

Dari data tersebut, bisa dikatakan ada indikasi pengendara berpindah gerbang tol sejak diberlakukan aturan ganjil genap di pintu tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur.

Baca: Kini Bacagub Sumut JR Saragih Sebut Pangkat Terakhirnya di TNI Adalah Kolonel

"Jadi selain memajukan jam keberangkatan lebih awal sebelum jam enam pagi, pengendara juga berpindah gerbang tol," jelas Cece.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan secara resmi menerapkan aturan ganjil genap di dua pintu tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur arah Jakarta, kebijakan berlaku setiap Senin sampai Jumat mulai pukul 06.00 sampai 09.00 WIB.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved