Kadis Kominfo Kota Bekasi: Penangkal Berita Hoax Harus Lewat Literiasi Media

Dinas Komunikasi Informasi, Statistik dan Persandian Pemkot Bekasi menegaskan masalah hoax perlu ditangani dengan literasi media.

Kadis Kominfo Kota Bekasi: Penangkal Berita Hoax Harus Lewat Literiasi Media
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Deklarasi anti hoax di Polres Metro Bekasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Kepala Dinas Komunikasi Informasi, Statistik dan Persandian Pemkot Bekasi, Titi Masrifahati, menegaskan, masalah hoax perlu ditangani dengan literasi media.

Literasi media merupakan upaya untuk mengedukasi masyarakat agar menggunakan media sosial secara baik dan bijak.

"Jadi bentuknya edukasi tetutama ke sekolah-sekolah yang memang rentang usianya familier dengan internet," kata Titi kepada TribunJakarta.com usai deklarasi antihoax di Polres Metro Bekasi, Selasa (13/3/2018).

Dalam edukasi tersebut, masyarakat diajak untuk dapat memilah dan memilih informasi serta bagaimana menyebarkan informasi yang baik, khususnya di media sosial.

"Baik media sosial, media online, berita bisa disikapi secara bijak agar meminimalisir dampak hoax," jelas Titi.

Pihaknya dalam sosialisi kampanye antihoax akan menggelar event yang disisipkan sosialisasi untuk antihoax.

"Ada Bekasi Smart Influencer, terdiri dari 15 anak muda yang nantinya diharapkan sebagai anak mudah yang mampu mengkampanyekan hal-hal positif melalui media sosial," jelas Titik.

Selain itu, kerja sama dengan perguruan tinggi juga kerap dilakukan oleh Pemkot Bekasi sebagai upaya untuk menjaring lebih banyak lagi komunitas untuk bersama-sama menangkal hoax.

"Kita melakukan visiting ke perguruan tinggi di Kota Bekasi yang aktivitas mahasiswanya seperti BEM untuk menyuarakan antihoax," kata Titik.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help