Lebih Praktis, Penjual Gantungan ID Card di Stasiun Jadi Incaran Penumpang Kereta

"Ada aja lah yang beli, kadang laku 15, kadang 25. Harganya paling murah Rp 10 ribu," kata Azis kepada TribunJakarta.com. Selasa (13/3/2018).

Lebih Praktis, Penjual Gantungan ID Card di Stasiun Jadi Incaran Penumpang Kereta
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Azis (34) penjual gantuangan kartu ID di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat. Selasa (13/3/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Banyaknya pengguna kereta api menjadi berkah bagi sejumlah pedagang di sekitar Stasiun Cikini, Jakarta Pusat.

Satu diantaranya pedagang id card.

Hal ini diungkapkan oleh Azis (34) pedagang id card sekaligus aksesoris ponsel di dekat stasiun Cikini, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat.

"Ada aja lah yang beli, kadang laku 15, kadang 25. Harganya paling murah Rp 10 ribu," kata Azis kepada TribunJakarta.com. Selasa (13/3/2018).

Baca: Harmonisnya Ojek Daring, Supir Bajaj dan Angkot Mencari Penumpang di Stasiun Jakarta Kota

Menurut Azis, id card digunakan penumpang kereta untuk menyimpan kartu tiket harian berjamin (THB) dan kartu multi trip (KMT).

"Kebanyakan orang maunya kan simpel, kalau kartunya ditaruh di dompet pas lagi buru-buru kan susah. Kalau dikalungin pakai id card kan lebih gampang buat akses masuk sama keluarnya," lanjutnya.

Sehari-hari, dia berjualan di dekat Stasiun Cikini sejak pukul 16.00 WIB hingga penumpang kereta mulai sepi.

Azis mengatakan bila penggunaan id card untuk menyimpan THB dan KMT mulai marak sejak lima tahun lalu.

Pantauan TribunJakarta.com, id card yang dijual Azis menggunakan tali berwarna terang layaknya pita.

Sementara untuk tempat kartunya menggunakan plastik yang cukup kokoh berwarna terang.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved