Sandiaga Uno Ajak Masyarakat Stop Ambil Air Tanah Untuk Cegah Penurunan Muka Tanah

"Kita mau sekarang juga seluruh masyarakat (terlibat dalam) gerakan saling mengingatkan, tetangga juga untuk stop mengambil air tanah," imbaunya

Sandiaga Uno Ajak Masyarakat Stop Ambil Air Tanah Untuk Cegah Penurunan Muka Tanah
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (12/3/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengajak masyarakat untuk berhenti mengambil air tanah.

Ia menyebut penurunan muka tanah di Jakarta disebabkan pengambilan air tanah.

Baca: Lika-liku JR Saragih; Bacagub Sumut yang Mengaku Kolonel, Menantu Profesor dan Kerajaan Bisnis

"Kita mau sekarang juga seluruh masyarakat (terlibat dalam) gerakan saling mengingatkan, tetangga juga untuk stop mengambil air tanah," imbaunya, di Gedung Teknis, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Selasa (13/3/2018).

"Karena penurunan muka tanah kita disebabkan oleh penyedotan air tanah. Dan itu bisa dihindari dengan lebih disiplinnya kita mengelola air kita, gunakan air PAM," lanjutnya.

Sandiaga Uno juga mendorong Perusahaan Air Minum (PAM) untuk pipanisasi memperluas penyaluran airnya.

Baca: Jadwal Liga Champions, Apa Kabar Manchester United dan AS Roma?

"Kita dorong PAM untuk berinvestasi untuk pipanisasinya. Dan kita stop untuk mengambil air tanah," ujarnya.

Sandiaga Uno mengaku menggunakan air tanah di rumahnya, dan ia akan menghentikan pemakaiannya dan mengganti dengan air PAM.

"Rumah saya ternyata ada sumur air tanah juga. Jadi ini yang kita mau matikan. Mau tukar semuanya kepada air dari PAM," tutup politikus Partai Gerindra tersebut.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help