KPK Tangkap Pejabat PN Tangerang

Aktivis LBH Keadilan Kota Tangerang: Jangan-jangan Korupsi di Penegak Hukum Jadi Hobi

LBH Keadilan Kota Tangerang menyebutkan korupsi di Pengadilan Negeri Tangerang sudah seperti hobi karena saking banyaknya.

Aktivis LBH Keadilan Kota Tangerang: Jangan-jangan Korupsi di Penegak Hukum Jadi Hobi
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Erlangga Swadiri (tengah),koordinator Lembaga Bantuan Hukum Keadilan Kota Tangerang, Rabu (14/3/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - LBH Keadilan Kota Tangerang menyebutkan korupsi di Pengadilan Negeri Tangerang sudah seperti hobi karena saking banyaknya.

Erlangga Swadiri, perwakilan LBH Keadilan Kota Tangerang, menertawakan ketika hakim dan panitera pengganti Pengadilan Negeri Tangerang tertangkap tangan petugas Komisi Pemberantasan Korupsi pada Senin (12/3/2018).

Pasalnya, nominal Rp 30 juta yang dibayar menyicil itu disebut kecil sekali untuk sekelas hakim, apa lagi hakim senior seperi Wahyu.

Gaji hakim sendiri sudah menyentuh angka Rp 20 Juta per bulannya, belum ditambah tunjangan lain.

"Jangan-jangan korupsi di kalangan para penegak hukum dijadikan hobi. Coba kita tengok gaji seorang hakim itu berapa? Saya pikir dalam satu bulan itu sudah lebih," kata Erlangga di Tangerang pada Rabu (14/3/2018).

Pria berbadan kecil itu menjelaskan betapa murahnya keadilan di Tangerang ini.

Pasalnya hakim senior Wahyu hanya meminta Rp 30 Juta kepada penasihat hukum yang juga menjadi tersangka KPK.

"Bayangkan betapa murahnya keadilan di Tangerang ini, hanya dalam Rp 30 juta anda bisa memenangkan perkara," ucap Erlangga.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Y Gustaman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved