Ini Jawaban STIKOM Surabaya Soal Mahasiswanya Jebol Situs Pemerintah AS

Diketahui, tindak pidana yang dilakukan ketiga mahasiswa itu, bisa memicu cyber war atau perang siber.

Ini Jawaban STIKOM Surabaya Soal Mahasiswanya Jebol Situs Pemerintah AS
TribunJAtim/Istimewa
Subdit IV Cyber Crime Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya pengungkapan perkara ilegal akses terhadap sistem elektronik milik orang lain yang dilakukan oleh Kelompok Hacker Asal Surabaya. Ketiga tersangka itu berinisial NA, KPS, ATP 

TRIBUNJAKARTA.COM, SURABAYA - STIKOM Surabaya angkat bicara mengenai tiga mahasiswanya yang ditangkap karena menjebol 600 situs Indonesia dan luar negeri.

Saat TribunJatim.com menghubungi Humas STIKOM Surabaya, Intan, pihaknya mengaku baru mendapatkan informasi tersebut.

Baca: Heboh Sindikat Hacker Surabaya: Bobol Situs Pemerintah AS, FBI Turun Tangan Sampai Picu Perang Siber

"Loh benar ada (penangkapan) dari FBI?" tanyanya balik dengan nada terkejut saat dikonfirmasi TribunJatim.com, Selasa (13/3/2018).

Karena belum mendapatkan informasi tersebut, pihaknya pun akan melakukan pengecekan tentang kebenaran tiga mahasiswanya yang tertangkap karena kasus peretasan.

"Bentar saya cek dulu," lanjutnya.

Diketahui, tindak pidana yang dilakukan ketiga mahasiswa itu, bisa memicu cyber war atau perang siber.

Baca: 2 Gol Dari Sevilla Membuat The Red Devils Tersingkir dari Liga Champions

Sebab, mereka meretas sistem Pemerintah Amerika Serikat.

Polisi menangkap tiga orang pemuda berinisial ATP, NA dan KPS di berbagai tempat berbeda di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (11/3/2018).

Halaman
12
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help