Mengenal Sosok Desainer Muslim Senior, Itang Yunasz

Setelah magang di rumah mode desainer kenamaan Italia, Balestra, pada 1980, setahun kemudian Itang Yunasz pulang ke Indonesia.

Mengenal Sosok Desainer Muslim Senior, Itang Yunasz
TribunJakarta.com/Anisa Kurniasih
Itang Yunasz bersama para model yang mengenakan koleksi Allea Itang Yunasz di sebuah kafe di Jakarta Selatan, Rabu (14/3/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/ANISA KURNIASIH 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Anisa Kurniasih

TRIBUNJAKARTA.COM, SETIABUDI - Setelah magang di rumah mode desainer kenamaan Italia, Balestra, pada 1980, setahun kemudian Itang Yunasz pulang ke Indonesia.

Ia meraih juara II pada Lomba Perancang Mode 1981 yang diselenggarakan Femina Group.

Momen tersebut menjadi titik awal kariernya sebagai desainer yang diikuti meluncurnya lini utamanya yaitu “Itang Yunasz” di bawah bendera PT. Yunasz Astabrata.

Kini, sebagai desainer modest wear, Itang tergolong paling produktif dan mampu merebut hati banyak pecinta fashion.

Karya Itang mampu menjangkau semua lapis masyarakat serta dianggap sebagai trend setter bagi pengamat busana muslim fashion, selebriti, dan sosialita.

Label-label bertebaran di antaranya Itang Yunasz, Itang Yunasz Ready to Wear, Preview by Itang Yunasz, Tatum, Kamilaa by Itang Yunasz, SZ, Kabana by Itang Yunasz, Gajah Duduk X Itang Yunasz dan yang terbaru, Allea Itang Yunasz.

Sepanjang kariernya, Itang Yunasz telah meraih beberapa penghargaan.

Di antaranya dari 1991 hingga 1994, ia berturut-turut memenangkan Piala Apparel 'Koleksi Pakaian Jadi Wanita Terbaik'.

Pada 1993, Itang mendapatkan penghargaan dari Ibu Fidel Ramos in the Cabinet Ladies Foundation of The Philipines.

Halaman
12
Penulis: Anisa Kurniasih
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved