Michael Carrick Ungkap Alasan Ingin Pensiun

Michael Carrick menyerah terhadap kondisi fisiknya. Dia mengambil sebuah keputusan penting dalam kariernya.

Michael Carrick Ungkap Alasan Ingin Pensiun
Getty Images/Clive Brunskill
Michael Carrick (paling depan), kapten Manchester United 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Deodatus Pradipto

TRIBUNJAKARTA.COM - Akhirnya Michael Carrick, kapten Manchester United, menyerah kepada kondisi tubuhnya. Sadar fisiknya tidak sebagus dulu, Carrick memutuskan akan gantung sepatu begitu musim 2017/18 berakhir.

"Tiba waktunya ketika tubuh Anda bilang kepada Anda sekarang adalah waktunya untuk berhenti. Di situlah saya sekarang," ujar Carrick seperti dikutip dari BBC.

Pria 36 tahun itu memiliki masalah pada jantungnya. Detak jantung Carrick tidak normal sehingga membuat dia jarang bermain pada musim ini. Masalah ini terdeteksi pada tahun lalu.

Pada November 2017 Carrick menjalani serangkaian prosedur untuk mengatasi gangguan tersebut setelah sering mengalami pusing saat bertanding dan berlatih. Setelah perawatannya berhasil, Carrick kembali ke tim.

"Setelah masalah jantung, saya berpikir selama dua sampai tiga hari, 'Apakah saya akan terus?' Saya kembali bugar dan ingin mengakhiri persyaratan saya sendiri," kata Carrick yang berencana masuk staf kepelatihan United setelah pensiun.

Kini Michael Carrick masih punya beberapa laga membela Manchester United sampai menggantung sepatunya. Manchester United masih menyisakan delapan laga di Premier League, masih bermain di Liga Champions (jika lolos ke babak perempat final, red), dan FA Cup.

"Saya harus terus bugar. Semoga saya bisa mendapat kesempatan bermain dan saya masih senang berlatih. Saya sedang berusaha membantu lebih banyak karena saya paham di mana saya sekarang," ujar pria kelahiran Wallsend, Tyne and Wear.

Michael Carrick
Michael Carrick ()

Michael Carrick mengawali kariernya bersama West Ham United. Dia kemudian hijrah ke Tottenham Hotspur pada 2004. Hanya dua musim yang Carrick habiskan bersama Spurs lalu hijrah ke Manchester United pada 2006.

"Ada ruang berkembang dalam permainan saya. Saya tahu saya bisa menjadi pemain yang lebih baik di United. Orang-orang di sini akan membantu saya untuk berkembang," kata Carrick waktu bergabung dengan Manchester United dikutip dari Manutd.com.

Meski bermain sebagai deep-lying midfielder, Michael Carrick tidak bergantung pada kecepatan, stamina, atribut fisik, permainan box-to-box dan tekel. Itu adalah karakter khas seorang gelandang perebut bola.

Sebaliknya, Carrick memiliki kemampuan membaca permainan yang bagus. Hal tersebut membantu Carrick mengantisipasi setiap serangan lawan. Carrick mahir menutup ruang dan melakukan intercept.

Michael Carrick juga seorang maestro di lini tengah. Carrick memiliki kemampuan melepas umpan yang bagus, visi, kreativitas, dan kemampuan mengatur ritmen permainan. Dalam hal ini Carrick termasuk playmaker terbaik di Eropa

Penulis: Deodatus Suksmo Pradipto
Editor: Deodatus Suksmo Pradipto
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help