Buwas Sebut 36 Diskotek di Jakarta Terdeteksi Narkoba, Kurirnya Anak SD

Tambahnya, jaringan narkoba yang ada di Indonesia kini menggunakan anak di bawah umur untuk menjadi kurir.

Buwas Sebut 36 Diskotek di Jakarta Terdeteksi Narkoba, Kurirnya Anak SD
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Kepala Bareskrim Komjen Pol Budi Waseso menjawab pertanyaan wartawan di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Rabu (2/8/2015). Komjen Pol Budi Waseso memberikan keterangan terkait berita pencopotan dirinya sebagai Kepala Bareskrim Mabes Polri. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Sebanyak 36 dari total 81 perizinan yang ada di provinsi DKI Jakarta positif terdapat narkoba.

Hal tersebut disampaikan mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso dalam forum diskusi yang diselenggarakan oleh Partai Amanat Nasional (PAN) di kantor DPP-nya di Kebayoran Baru, Jakarta Pusat, Rabua (14/3/2018).

Baca: Agus Harus Pulang dan Tak Bisa Rasakan Kemenangan Dramatis Persija di GBK, Alasannya Bikin Haru

"Paling penting adalah menghilangkan pasar (narkoba). Masalahnya, dari 81 perizinan diskotek di Jakarta, 36 nya positif narkoba," ujar Budi Waseso.

Tambahnya, jaringan narkoba yang ada di Indonesia kini menggunakan anak di bawah umur untuk menjadi kurir.

Baca: Buwas: Pengkhianat Bangsa, Aparat Terlibat Narkoba Harus Dihukum Tiga Kali Lebih Berat

"Jaringan makin hebat, mereka menggunakan anak SD dan SMP menjadi kurir, untuk mengantar ke diskotek atau tempat lain," kata pria yang akrab disapa Buwas itu.

Mantan Kabareskrim Polri itu merasa prihatin terhadap komitmen pemerintah yang ingin memberantas narkoba.

"Dalam 20 tahun ke depan Indonesia bisa lost generation jika narkotika yang mengawasi hanya BNN dan kepolisian, tanpa komitmen pemerintah," ujar Budi Waseso.

Penulis: Nawir Arsyad Akbar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help