Serba Salah, Begini Penjelasan Petugas Pintu Air Tentang Busa di Pintu Air Marunda
Dirinya juga menganggap aliran air yang menimbulkan lautan busa di Pintu Air Weir-3 Marunda tidak bisa dihentikan
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Erik Sinaga
Laporan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Petugas Pintu Air Weir-3 Marunda, Cilincing, Jakarta Utara menganggap aliran air yang tercemar busa sangat sulit untuk dihentikan.
Taria, seorang petugas pintu air yang ditemui TribunJakarta.com, Selasa (27/3/2018), mengatakan petugas sengaja tidak menutup aliran air yang ke Pintu Air Weir-3 Marunda.
Baca: Gubernur Sulsel Dituntut 18 Tahun Penjara, ICW Minta Hakim Jatuhkan Vonis Seumur Hidup
Pasalnya, jika aliran air ditutup, nantinya bisa menyebabkan banjir.
"Ntar kalau ditutup, hujan besar malah banjir nanti kita malah nggak ngebantuin warga itu malah bahaya. Ini keadaan bukaan ini, kalau diangkat mah nggak ada dia kosong, karena limpasan kan itu," ujar Taria kepada TribunJakarta.com, Selasa (27/3/2018).
Dirinya juga menganggap aliran air yang menimbulkan lautan busa di Pintu Air Weir-3 Marunda tidak bisa dihentikan.
Baca: WiFi Segera Berakhir, Sebentar Lagi Muncul LiFi, Ini Kelebihan dan Kekurangannya
Dia mengatakan kalau seharusnya aliran air yang mengandung deterjen dari warga jangan mengalir sampai ke Kanal Banjir Timur.
"Ya kalau dihentikan ya nggak bisa harusnya jangan masuk aliran dari warga ke BKT (Kanal Banjal Timur, red)," ucap Taria.