Petugas SPBU Ditampar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan, Manajemen: Akan Kita Perkarakan

"Polisi sudah datang ke Lokasi, mau kita perkarakan tapi cuma identitas pelaku belum diketahui," Kata Agung

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Muhammad Iqbal Maulana, petugas SPBU di Bekasi yang digampar seorang ibu. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI - Peristiwa pemukulan yang dialami seorang petugas SPBU di Bekasi sempat menjadi viral lantaran terekam CCTV.

Kejadian yang terjadi di SPBU Jalan Boulevard Raya, Blok SN 6, Harapan Indah, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Selasa (3/4/2018), Menimpa Muhammad Iqbal Maulana (19) petugas SPBU.

Baca: 3 Misteri di Balik Aksi Bakar Diri Sepasang Kekasih di Surabaya: Nikah Siri, Polisi Sebut Selingkuh

Iqbal harus menerima empat kali tamparan dari seorang ibu-ibu yang diketahui emosi lantaran tidak mau antre saat mengisi bahan bakar kendaraan.

Polsek Tarumajaya, melalui Humas Polsek Aiptu Subhakti mengatakan, pihaknya sudah mengetahui peristiwa tersebut. Anggota Polsek juga sudah datang ke lokasi kejadian untuk memastikan kebenaran video yang sempat ramai di jagat maya.

"Kita sudah tahu soal kejadian itu, kebetulan anggota patroli sudah mendatangi lokasi TKP (tempat kejadian perkara)," ungkap Subhakti saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, Sabtu (7/4/2018).

Dia menjelaskan, saat ini pihak korban belum membuat laporan terkait insiden penganiayaan tersebut.

"Belum ada laporan, tapi jika ingin dilaporkan bisa, jika ingin diselesaikan melalui proses kekeluargaan juga bisa. Nanti pihak Kepolisian yang akan menjadi mediator," kata Subhakti.

Baca: Begini Kronologi BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Puluhan Ribu Ekstasi, Intai 18 Hari

Sementara itu, Agung Kurniawan Supervisor SPBU menjelaskan, sejauh ini pihaknya memang belum membuat laporan terkait insiden yang menimpa salah satu pegawainya.

"Polisi sudah datang ke Lokasi, mau kita perkarakan tapi cuma identitas pelaku belum diketahui," Kata Agung.

Soal rekaman CCTV yang memperlihatkan peristiwa detik-detik ibu-ibu penampar petugas SPBU, pihaknya belum bisa mendapatkan identitas jelas seperti nomor kendaraan.

"Karena kurang jelas nomor kendaraanya kalau dilihat dari rekaman CCTV," ujarnya.

Baca: Pistol Nazi Ditemukan Terkubur di Lahan Pohon Bambu di Depok, Begini Penampakannya Saat Diangkat TNI

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved