Polisi Telah Periksa Enam Saksi Pembunuhan di Pondok Labu dan Sudah Ada Pihak yang Dicurigai

Indra meyakinkan bahwa pihaknya serius dalam mengungkap siapa dalang pembunuhan Chunaedi

Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADE LIANA
Tim penyidik kembali melakukan olah TKP lanjutan di rumah Hunaedi korban perampokan yang tewas bersimpah darah di Jalan Kayu Manis Pondok Labu Jakarta Selatan, Jumat (6/4/2018). 

TRIBUNJAKARATA.COM, JAKARTA - Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengungkapkan, pihaknya sudah memeriksa setidaknya enam saksi, untuk mengungkap kasus pembunuhan Perlu (Purn) Chunaedi (83).

Istri almarhum, Sopiah (73) yang menjadi saksi kunci karena menyaksikan penganiayaan yang dilakukan seorang pria kepada suaminya, juga sudah dimintai keterangan.

"Sudah enam saksi yang kami mintai keterangan. Sekarang masih bekerja karena harus mengungkap kasus ini. Tapi tidak secepat yang dibayangkan," ujar Kombes Indra Jafar, Minggu (8/4/2018).

Indra meyakinkan bahwa pihaknya serius dalam mengungkap siapa dalang pembunuhan Chunaedi.

Selain memeriksa saksi, pihaknya juga terus berusaha mencari petunjuk lain dari hasil oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Ia pun menyebut sudah ada pihak yang dicurigai, namun ia bilang masih harus mengumpulkan fakta-fakta untuk menguatkan dugaan tersebut.

Baca: Begini Cara Wagub Sandiaga Uno Berbagi Rasa dengan Penderita Kanker

"Sampai saat ini tim masih bekerja. Kita harapkan seminggu tuntas. Kita gunakan scientific investigation," tutur dia.

Jenazah Hunaedi (83) sendiri telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Hankam, Pondok Labu, Jakarta Selatan.

Pensiunan TNI AL itu sebelumnya ditemukan bersimbah darah di kediamannya Kompleks TNI AL, Jalan Kayu Manis RT 07/06 Nomor 18 Kelurahan Pondok Labu, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan pada Kamis lalu.

Istri Chunaedi (73) bernama Sopiah, menyaksikan dengan mata kepala sendiri ketika sang suami dihajar orang di ruang tengah rumahnya.

Sambil histreris, ia kemudian lari melalui pintu samping untuk meminta pertolongan. Saat warga datang, Chunaedi sudah dalam keadaan tewas dan pelaku sudah melarikan diri. (Feryanto Hadi)

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved