Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Sampaikan Keterangan Resmi Soal Pemecatan Dokter Terawan

Keterangan untuk meluruskan pemberitaan ini akan disampaikan di Sekretariat PB IDI hari ini, Senin (9/4/2018).

Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Sampaikan Keterangan Resmi Soal Pemecatan Dokter Terawan
Kolase TribunJakarta.com
Dokter Terawan Agus Putranto . 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Anggie Lianda Putri

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) akan memberikan keterangan secara mendetail terkait terapi medis oleh dr Terawan Agus Putranto yang mengundang polemik.

Dokter Terawan mengklaim metode terapi 'cuci otak' bisa ampuh mengobati stroke.

Keterangan untuk meluruskan pemberitaan ini akan disampaikan di Sekretariat PB IDI hari ini, Senin (9/4/2018).

Baca: Banyak Sembuhkan Pasien, Jusuf Kalla Minta Pemecatan Dokter Terawan si Ahli Cuci Otak Dikaji Ulang

Baca: SBY Angkat Bicara Soal Metode DSA yang Dilakukan Dokter Terawan

Sebelumnya, Majelis Kehormatan Etik Kedokteran IDI, mencabut izin sementara keanggotaan Terawan sebagai anggota Ikatan Dokter Indonesia selama 12 bulan, terhitung sejak 26 Februari 2018.

Namun sayangnya Terawan tidak mau menanggapi, lantaran tidak menerima surat edaran tersebut.

"Saya tidak menanggapi surat itu karena saya tidak dapat surat. Saya harus dapat surat baru saya bisa berkomentar. Sampai detik ini saya tidak mendapat surat yang ditujukan pada saya," katanya di RSPAD, Rabu (4/4/2018).

Ia diduga telah melanggar kode etik kedokteran dan juga mengiklankan Brain Washing yang menggunakan metode diagnostik Digital Substraction Angiography (DSA) secara berlebihan.

Lagi-lagi hal ini tidak dibenarkan Terawan, karena ia merasa dirinya tidak pernah beriklan dan menjanjikan kesembuhan kepada pasien.

"Kalau katanya beriklan, itu saya yang repot, jadi mohon izin untuk ditunjukan iklannya kayak apa? Saya sebagai seorang TNI tidak pernah mengiklan, tetapi kalau saya menjelaskan secara teknis, itu kewajiban saya karena menyangkut kejujuran ilmiah," paparnya.

Hal tersebut menimbulkan banyak reaksi dari beberapa pasien yang telah menjalani metode DSA miliknya dan berhasil.

Dukunganpun banyak berdatangan bahkan di media sosial ramai serukan #SaveDokterTerawan yang dicetuskan oleh Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie di akun Instagramnya.

Terawan juga mengatakan metode ini sudah ia gunakan sejak tahun 2005 dan telah menangani 4.000 pasien lebih mulai dari presiden, menteri sampai masyarakat biasa. (M16)

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help