Kecelakaan Maut Subang

Keluarga Korban Kecelakaan Tanjakan Emen Tuntut Ganti Rugi Hingga Rp 300 Juta

Para keluarga korban kecelakaan Tanjakan Emen tergabung dalam forum silaturahmi keluarga korban (FSKK).

Keluarga Korban Kecelakaan Tanjakan Emen Tuntut Ganti Rugi Hingga Rp 300 Juta
TRIBUNJAKARTA.COM/ JAISY RAHMAN TOHIR
Aang Junaedi ketua FSKK di Kantor Kelurahan Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Rabu (11/4/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT TIMUR - Keluarga korban kecelakaan Tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat meminta ganti rugi kepada pihak event organizer (EO) dan perusahaan otobus (PO).

EO yang mengatur acara pada yang berujung kecelakaan itu bernama Cakrik Gunungkidul, pihak PO yang menyediakan bus bernama Premium Passion.

Para keluarga korban kecelakaan Tanjakan Emen tergabung dalam forum silaturahmi keluarga korban (FSKK).

Baca: Fadli Zon Ungkap Alasan Rakornas Gerindra Digelar Tertutup di Hambalang

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya ketua FSKK Aang Junaedi, sempat menyampaikan tujuh poin permintaan tanggungjawab.

Dalam tujuh poin tersebut ada yang spesifik meminta ganti rugi atas korban jiwa, korban luka parah dan luka ringan.

Aang merinci ganti rugi tersebut yakni Rp 300 juta untuk korban jiwa, Rp 250 juta korban luka parah dan Rp 100 juta untuk korban luka ringan.

Baca: Hadiri Rakornas, Ratusan Kader Gerindra Naik Angkot ke Hambalang

"Iya Rp 300 juta, Rp 250 juta dan Rp 100 juta," tegas Aang di Kantor Kelurahan Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, selepas mediasi dengan pihak PO dan EO, Rabu (11/4/2018).

Aang melanjutkan, jika ketujuh poin tersebut tidak dipenuhi maka pihaknya akan menuntut hukum secara perdata ke pengadilan negeri.

"Kami sudah sepakat dengan tujuh poin tadi. Kalau tidak dipenuhi akan ke meja hijau," ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help