Tewas Tenggak Miras

Begini Rasa Miras Oplosan Ginseng Versi Korban Selamat

"Ya beredar di kios-kios teh bukan sebulan dua bulan terakhir, sudah lama. Saya juga sudah beli sering," ujar Faisal.

Begini Rasa Miras Oplosan Ginseng Versi Korban Selamat
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Barang bukti miras oplosan jenis gingseng yang berhasil diamankan Polres Metro Bekasi Kota. 

TRIBUNJAKARTA.COM, BANDUNG - Minuman keras (miras) ginseng oplosan yang diminum Faisal (20) ternyata sudah beredar lama di masyarakat.

Faisal merupakan korban miras yang sempat dirawat di RSUD Cicalengka.

Faisal pun mengaku buka pertama kalinya meminum minuman laknat tersebut.

Baca: Prabowo Diarak Telanjang Dada: Jalani Diet Karbo, Bukti Sehat, Rutin Renang dan Berkuda

Namun baru kali ini mengalami intoksikasi alkohol.

Hal tersebut diceritakan Faisal ketika ditemui Tribun Jabar, Jumat (13/4/2018).

"Ya beredar di kios-kios teh bukan sebulan dua bulan terakhir, sudah lama. Saya juga sudah beli sering," ujar Faisal.

Namun, Faisal menuturkan, miras ginseng oplosan terakhir yang diminumnya memang terasa berbeda dengan ginseng-ginseng yang diminumnya sebelumnya.

Baca: Kereta LRT Akan Diuji Coba Selama Sebulan Pada Juni 2018

Perbedaannya, menurut Faisal, sangat terasa baik dari bau maupun rasanya, bahkan yang dirasakan tubuh setelah meminum ginseng tersebut pun berbeda.

"Ginseng terakhir mah lebih bau alkohol, seperti menyengat sekali, begitu," ujar Faisal.

Selain itu, Faisal menyampaikan, setelah meminum ginseng terakhir tersebut, kerongkongan dan perutnya terasa sangat panas seperti terbakar.

"Padahal yang sebelum-sebelumnya mah tidak begitu, enak saja segar ke tubuh teh," ujar Faisal.

Kini Faisal mengaku sudah kapok minum miras lagi setelah mengalami keracunan akibat meminum miras ginseng oplosan.

Faisal mengaku telah berjanji pada dirinya sendiri untuk tidak akan meminum minuman seperti itu lagi dan akan fokus mencari rezeki untuk sang istri. (Tribun Jabar/Seli Andina)

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help