Anak Terduga Korban Persekusi di Bekasi Masih Kerap Mengurung Diri

Untuk jangka waktu penyembuhan luka psikologis seperti yang dialami AJ pihaknya tidak bisa memastikan

Anak Terduga Korban Persekusi di Bekasi Masih Kerap Mengurung Diri
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Mini Kapala Seksie Perlindungan khusus Anak DP3A Kota Bekasi (kiri) saat menyambangi kediaman AJ di Bekasi Utara. Senin (16/4/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI UTARA - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bekasi telah menyambangi kediaman AJ (12), bocah diduga korban persekusi yang terjadi di Kecamatan Bekasi Utara.

Mini, Kasie Perlindungan Khusus Anak DP3A Kota Bekasi mengatakan, saat ini kondisi AJ menunjukkan perkembangan yang lebih baik ketimbang pertama kali bertemu yakni saat dilakukan visum di RSUD Kota Bekasi pada Kamis 12 april 2018 lalu.

"Alhamdulillah ada perubahan dibanding ketemu pada saat visum di rumah sakit, ini lebih ceria, lebih berani," kata Mini di kediaman AJ, Senin (16/4/2018).

Namun sejauh ini, AJ masih tidak ingin masuk sekolah dan masih kerap mengurung diri, hal itu dikarenakan masih ada rasa trauma yang dialami Aj imbas dugaan persekusi yang menimpanya.

Baca: Keluarga Bocah Korban Persekusi di Bekasi Kekeuh Tempuh Jalur Hukum

"Kita melihat perkembangan korban bagaimana anak ini harus bisa menghilangkan benar-benar rasa traumanya," ucap Mini

Pihaknya juga dalam jangka waktu satu minggu ini akan lakukan konseling terhadap AJ, jika dalam waktu satu minggu itu belum ada perubahan pihaknya akan merujuk ke Unisma agar mendapatkan perawatan lebih intens.

"Jadi ya Insya Allah dari dirinya sendiri yang pengobatan utama, dari keluarga, lingkungan, teman dan sahabat, itu yang harus mendukung," kata Mini.

Untuk jangka waktu penyembuhan luka psikologis seperti yang dialami AJ pihaknya tidak bisa memastikan, namun yang terpenting, penyembuhan luka trauma sangat berpengaruh pada kondisi hati korban.

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help