TribunJakarta/

Anggota LSM KPK Ditangkap Saat Konsumsi Sabu di Rumahnya

Meski LSM KPK tersebut punya nama yang singkatannya hampir persis dengan lembaga anti rasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Anggota LSM KPK Ditangkap Saat Konsumsi Sabu di Rumahnya
SURYA/SUTONO
Anggota LSM KPK Antoni ditahan di Polres Jombang. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JOMBANG - Petugas Polres Jombang menciduk Antoni (32), anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bernama Koordinasi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Meski LSM KPK tersebut punya nama yang singkatannya hampir persis dengan lembaga anti rasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca: Riza Shahab Terjerat Narkoba: Kronologi, Ditangkap Usai Pesta Sabu, Hirup Udara Bebas

Namun penampakan terhadap Antoni bukan karena penyalahgunaan nama KPK.

Antoni ditangkap justru karena terlibat kasus penyalahgunaan sabu-sabu.

Kasat Narkoba Polres Jombang AKP Harsan menuturkan, penangkapan terhadap Antoni berawal dari pemgembangan kasus tiga pelaku yang sebelumnya diringkus anggota Satnarkoba Polres Jombang.

"Dari keterangan tiga pelaku yang sudah kami amankan terlebih dahulu, semua mengarah kepada Antoni. Karena itu kami lakukan penggerebakan kepadanya," ujarnya Hasran kepada Surya, Senin (16/4/2018).

Baca: Kisah Pelajar SMK Harus Tinggal di Kuburan, Uang Jajan dari Tetangga

Antoni, sambung Hasran, ditangkap dalam penggerebekan di rumahnya, Dusun Banjarpoh Desa Pulorejo Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Minggu malam (15/4/2018).

"Saat ditangkap, pelaku sedang mengisap sabu. Kami amankan tanpa perlawanan, karena pelaku masih dalam pengaruh mengonsumsi sabu," imbuhnya.

Dari tangan pelaku, petugas menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya, satu plastik klip isi sabu berat kotor 1,44 gram, satu plastik klip isi 4 buah plastik klip kosong.

Kemudian satu buah ponsel merek Nokia warna hitam berikut SIM-card, satu buah ponsel merek Oppo warna putih berikut SIM-card, dan uang tunai Rp 400.000.

Akibat perbuatanya pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Juncto Pasal 112 (1) Juncto Pasal 127 (1) Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Pemberantasan Narkotika.

"Pelaku saat ini di tahan di Mapolres Jombang guna proses hukum lebih lanjut. Termasuk pengembangan kasus guna lebih mengungkap jaringannya," tegas Hasran. (Surya/Sutono)

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help